HEADLINE TOPIK:
Bangga Menggunakan Sepatu ‘Verbeck’ Buatan Luwu Timur
Senin,10 Juni 2013 | 12:01 WITA |
Sepatu Verbeck buatan pemuda Luwu Timur (humas)

Sebuah sepatu casual hitam, dengan merek ‘Verbeck’, digenggam erat di tangan Andi Hatta Marakarma, Bupati Luwu Timur. Dia tampak menimbang-nimbang, dan memperhatikan secara detail kualitas sepatu yang tampak kokoh itu.

Siapa sangka, sepatu tersebut adalah buatan lokal, tepatnya yang diproduksi Industri Persepatuan Bumi Batara Guru, binaan PT Bumi Timur Agro, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Lutim.

“Masa depan industri kreatif cukup menjanjikan dan dapat menjadi sumber ekonomi yang tinggi karena memiliki konten gagasan, seni, inovasi, serta memiliki potensi besar,” ujar Hatta saat memberikan komentar soal industry sepatu lokal buatan Lutim tersebut.

Hatta mengatakan, sepatu merupakan salah satu diantara sekian banyak industri kreatif dengan pangsa pasar yang sangat luas dan menjanjikan.

“Pasarnya tidak hanya terbentang didaerah ini tetapi juga secara nasional dan internasional. Apalagi saat ini Kementerian Perindustrian menilai strategis pembangunan ekonomi dan industri di Indonesia akan berfokus kepada pengembangan industri kreatif. Saya juga harapkan kepada masyarakat di daerah ini dapat membantu program program yang tengah digarap Pemerintah melalui PT Bumi Timur Agro,” ujarnya.

Direktur PT Bumi Timur Agro, Bakri Madong mengatakan Industri Persepatuan Bumi Batara Guru pada gelombang pertama ini telah melatih tenaga kerja sedikitnya 10 orang, dimana semuanya merupakan anak daerah yang mendapat pelatihan dari instruktur Asprisindo dibantu dua orang tenaga terampil.

Bakri yang juga sebagai Ketua Kadin Luwu Timur juga meminta dukungan kepada Pemerintah untuk dibantu permodalan serta perluasan lahan. Pasalnya tempat untuk saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan produksi dalam jumlah besar.

Semoga saja, industri sepatu ‘Verbeck’ ini bias bersaing dengan produksi luar, yang mampu membanggakan Kabupaten Luwu Timur. Anda berminat?

Alpian Alwi

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  • Hirfan-PU