HEADLINE TOPIK:
Delapan Siswa dari Daerah Konflik, Ikuti UN di Kantor Polisi
Selasa,15 April 2014 | 20:15 WITA | Asdhar
Ujian Nasional (int)

Sebanyak delapan siswa yang tinggal di daerah konflik Laba-Rompu, terpaksa mengikuti Ujian Nasional (UN) di aula Mapolres Luwu Utara (Lutra). Tidak hanya proses ujian, delapan siswa itu terpaksa harus menginap di kantor polisi tersebut karena khawatir jika harus pulang pergi ke rumah mereka setiap hari.

Pantauan luwuraya.com, terdapat enam siswa yang mengikuti ujian di aula Mapolres Palopo itu, dua diantaranya adalah siswa perempuan, yang berasal dari 3 sekolah berbeda, yakni lima siswa dari MAN Masamba, dua orang dari SMK 1 Masamba, dan satu siswa dari SMA Negeri 1 Masamba.

Pemindahan lokasi ujian ke Mapolres Lutra itu atas dasar pertimbangan keamanan. Apalagi, lokasi MAN Masamba yang berada di Desa Laba yang merupakan daerah yang tengah terjadi konflik.

Proses pelaksanaan ujian sendiri diawasi langsung oleh Dinas Pendidikan Luwu Utara, dan tim pengawas independen dari Universitas Hasanuddin.

Untuk diketahui, dua desa di Luwu Utara terlibat konflik pasca pembunuhan satu orang warga Desa Laba. Hingga kini, warga di dua desa masih takut untuk beraktifitas, karena khawatir adanya aksi balasan maupun serangan dari salah satu pihak.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  • Hirfan-PU