HEADLINE TOPIK:
Inilah Gaya Bikers Saat Diajak Ma’gassing
Minggu,26 Oktober 2014 | 01:11 WITA | Asdhar
Sejumlah bikers sedang berlomba bermain Ma'gassing saat perayaan Anniversary Patic ke-6 (asdhar)

Sekitar 250 bikers dari berbagai daerah se-Indonesia, hari ini berkumpul di Kota Palopo dalam rangka meramaikan perayaan Anniversary Palopo Tiger Club (Patic) ke-6 yang dirangkaikan dengan Peringatan Sumpah Pemuda, yang dipusatkan di Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo, Sabtu (25/10/14) sore tadi.

Istimewanya, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua PP Honda Tiger Club Indonesia (HTCI), Taufan Ardiansyah dan merupakan lawatan pertamanya ke Sulawesi Selatan sejak menjabat sebagai Ketua PP HTCI.

Pantauan Luwuraya.com, dalam kegiatan Anniversary ke- itu, Patic menggelar sejumlah item kegiatan seperti penanda tanganan prasasti di Taman Baca Palopo, serta mengenalkan kebudayaan lokal seperi permainan tradisional asal Palopo, Ma’gassing.

Khusus kegiatan Ma’gassing itu, panitia pun mempersilahkan peserta dari luar daerah Kota Palopo untuk ikut berpartisipasi mengikuti perlombaan permainan ini.

“Ma’gassing itu pada dasarnya adalah permainan gasing yang sama dengan yang ada di daerah lain. Hanya saja, setiap daerah punya ciri khas dan pola permainan yang berbeda. Kesempatan kali ini kami memperkenalkan permainan gasing ala Palopo ini,” ujar pelaksana kegiatan, Natsir Yudha Toputiri.

Para peserta pun dengan antusias mengikuti permainan ini. Contohnya Roy, bikers asal Kota Makassar ini pun tanpa ragu ikut serta mengikuti lomba ini. “Ini pertama kalinya saya bermain seperti ini, agak sulit juga saat melilitkan tali dan melemparkan gasing,” ujar Roy yang harus tersingkir di babak awal.

Yudha mengatakan kegiatan ini digelar untuk menunjukkan eksistensi komunitas pecinta motor, terutama bagi motor Honda Tiger yang anggotanya di Kota Palopo mencapai ratusan orang.

“Selain itu kami juga ingin menunjukkan kepedulian kami dan memperlihatkan bahwa komunitas Patic pada khususnya memiliki kepedulian terhadap perkembangan kebudayaan daerah,” ujar Yudha.

Sementara itu, Ketua PP HTCI Taufan Ardiansyah mengungkapkan antusiasmenya mengikuti seluruh item kegiatan yang digelar oleh Patic. Menurutnya, kegiatan seperti itu harus menjadi contoh bagi komunitas motor lainnya, terutama dalam memperkenalkan kebudayaan daerah.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  • Hirfan-PU