HEADLINE TOPIK:
Kepala BKP3 Lutra Imbau KWT Galakkan Lagi Tanam Sayur di Pekarangan
Rabu,28 Januari 2015 | 23:18 WITA | Lukman Hamarong
Panen Sayur di KWT Buangin Jaya Dusun Tarue Kec. Sabbang (ist)

Kepala BKP3 Luwu Utara, Marthina Simon kembali mengimbau kepada seluruh Kelompok Wanita Tani (KWT) di Luwu Utara untuk menggalakkan kembali menanam sayur di pekarangan. Imbauan ini ditegaskan Martina saat menghadiri kegiatan menghadiri panen sayur di KWT Buangin Jaya Dusun Tarue, Desa Buangin, Kecamatan Sabbang.

“Saya imbau kepada ibu-ibu KWT semuanya, tanpa terkecuali, mari kita tanam sayur organik di depan rumah kita masing-masing. Ini penting karena kita ingin membangun image bahwa Kabupaten Luwu Utara, khususnya Sabbang, adalah daerah yang bermandikan sayur-sayur sehat lewat pemanfaatan pekarangan secara konseptual,” ujar Marthina.

Marthina menambahkan, dengan adanya pemanfaatan pola pekarangan secara konseptual, maka kebutuhan gizi keluarga bisa terpenuhi dengan adanya sayur sehat di pekarangan rumah.

Selain itu, kata Marthina, unsur estetikanya juga bisa terpenuhi jika dilakukan secara baik dengan melibatkan kreatifitas dan improvisasi para anggota dalam mengelola lahan pekarangan sebagai sebuah pemandangan yang indah, asri dan nyaman.

“Jika pekarangan ini dikelola secara konseptual, dengan melakukan penanaman sayur secara organik, maka  otomatis kebutuhan gizi keluarga akan terpenuhi. Bukankah ini juga bisa mendekatkan  pasar dari dapur kita? ketika kita butuh sayur, tinggal petik, olah, lalu kita makan. Bisa juga kita petik, olah dan jual. Ataukah kita petik lalu kita jual di pasar terdekat. Selain unsur gizi terpenuhi, nilai ekonominya juga ada. Jangan lupa, pemanfaatan pekarangan secara baik bisa juga memenuhi unsur estetika, sehingga mata tak bosan memandang lahan pekarangan kita,” kata Marthina.

Sementara itu, Ketua KWT Buangin Jaya, Hadaria berjanji akan lebih giat lagi memberikan motivasi kepada seluruh anggotanya agar pesan moral Kepala BKP3 bisa dilakukan secara cepat pada tingkatan aplikasinya di lapangan.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  • Hirfan-PU