HEADLINE TOPIK:
Akses Jalan Putus, Siswa Tempuh Jalan Kaki 25 Km Untuk Ikut UN
Rabu,20 Mei 2015 | 23:57 WITA | Asdhar
Ilustrasi (int)

Longsor yang terjadi di Desa Pangi, Kecamatan Latimojong beberapa waktu lalu ternyata berdampak terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang dihadapi siswa SD di desa itu. Pasalnya, akses jalan yang terputus, membuat para siswa terpaksa ke sekolah lokasi pelaksanaan Un dengan berjalan kaki sejauh 25 kilometer (km).

Kepala Desa Pangi, Mukhtar mengatakan pihaknya sudah beberapa kali melaporkan adanya kejadian longsor yang menyebabkan terputusnya akses jalan ke desa Pangi dan Buntu Sarrek. “Saya sudah laporkan hal ini ke instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu, dan Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Luwu, namun hingga sekarang belum ada bantuan untuk membuka akses jalan yang tertutup longsor,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah desa dan warga setempat memang sudah bergotong royong untuk membuka akses jalan secara swadaya, namun karena peralatan yang tidak memadai, sehingga upaya tersebut belum membuahkan hasil maksimal.

“Gara-gara akses jalan yang putus anak-anak di Desa kami terpaksa jalan kaki untuk ikut UN di Noling karena akses jalan yang terputus, jaraknya sekitar 25 Km,” ujarnya.

Dia pun meminta kepastian dari Pemerintah Kabupaten Luwu terkait kapan waktu pasti bantuan akan turun. “Saya jauh-jauh datang dari Latimojong, untuk menanyakan kepastian datangnya bantuan alat berat bisa diturunkan ke lokasi longsong, supaya saya bisa menjelaskan kepada masyarakat di desa kami,” ujar Mukhtar.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Luwu, Ridwan Tumbalolo mengatakan terdapat persoalan tekhnis anggaran yang menyebabkan belum turunnya bantuan ke lokasi longsor.

Dia menjelaskan, sedianya terdapat anggaran yang sudah dialokasikan untuk perbaikan jalan di wilayah Latimojong sebesar Rp300 juta. “Hanya saja karena persoalan tekhnis, sehingga anggaran itu belum bisa dicairkan, kami berharap masyarakat bisa bersabar hingga ada alokasi anggaran di APBD Perubahan tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga:

Longsor di Latimojong, Ribuan KK Terisolir

Mukhtar: Instansi Terkait Cuek dengan Longsor di Latimojong

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
  • Hirfan-PU