HEADLINE TOPIK:
Didatangi Kaban KBPP, Ketua PAN Lutim Berang
Selasa,4 Oktober 2016 | 13:19 WITA | Alpian Alwi

Ketua Dewan Pimpian Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Luwu Timur, H Usman Sadik tiba – tiba berang usai digelar sidang Paripurna pendapat akhir Kepala Daerah terhadap 4 buah Ranperda program pembentukan Perda tahap II tahun 2016, Selasa 4 Oktober 2016.

Ia berang karena tidak terima didatangi oleh Rosmiati Alwy yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan (Kaban) Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan
(KBPP) Luwu Timur. “Dia (Rosmiati Alwy) datangi saya, katanya saya tidak pernah hadir dalam pembahasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ungkap Usman dengan nada kesal.

Menurutnya, perkataan yang dilontarkan Kepala KBPP tersebut merupakan fitnah tanpa mengkroscek terlebih dahulu. “Itu tidak benar, saya selalu hadir dalam pembahasan,” Ungkapnya.

Dirinya pun menuding jika pembentukan OPD tersebut sarat kepentingan tim sukses untuk bagi – bagi jabatan pasca Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur.

“Kasihan ini pak Bupati dan wakil (Husler – Irwan), beliau ini orangnya baik, tetapi orang – orangnya inilah yang selalu membuat yang tidak baik,” ungkap Usman.

Dirinya juga sangat menyayangkan Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler yang menyampaikan langsung permintaan Tipelogi bagi dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (SP3A) di sidang Paripurna tersebut.

“Kenapa harus pak Bupati yang sampaikan, kenapa bukan SKPDnya langsung, kan SKPDnya bisa menyampaikan di pansus soal Tipelogi ini. Ia maunya dinas SP3A ini menjadi tipe A tetapi hasil pembahasan di pansus adalah tipe B,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, HM Siddiq BM menambahkan, sebagai wakil rakyat dirinya telah memastikan tetap mementingkan kepentingan rakyat ketimbang Pegawai. Soalnya, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) saat ini lebih banyak diserap oleh anggaran belanja Pegawai.

“Kalau tipenya A berarti semakin besar belanja pegawainya, kalau semua menginginkan tipe A, bagaimana dengan rakyat, bukankah uang yang dikelola ini berasal dari rakyat. Kita juga harus dong mementingkan kepentingan rakyat, jadi kami meminta maaf kepada pegawai,” Ungkap legislator partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Sementara itu, Kaban KBPP Luwu Timur, Rosmiati Alwy yang dikonfirmasi awak media membenarkan dirinya mendatangi H Usman sadik. Hanya saja, dirinya hanya berniat untuk curhat soal OPD.

“Saya bilang tidak adaki saya lihat waktu pembahasan, saya dekati beliau (Usman) hanya untuk curhat soal OPD,” ungkap Ros panggilan akrabnya.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.