HEADLINE TOPIK:
Wabup Lutim Sidak Mini Market
Jumat,24 Februari 2017 | 15:16 WITA | Alpian Alwi
Wabup, Irwan Bachri Syam saat memperlihatkan produk yang tidak memiliki label Halal dan BPOM kepada pihak Alfa Midi.

Maraknya keluhan warga soal adanya sejumlah produk yang diperjual belikan di Mini Market yang beroperasi di Kabupaten Luwu Timur membuat Wakil Bupati (Wabup), Irwan Bachri Syam turun langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), Jum’at (24/2/17).

Saat sidang berlangsung, orang nomor dua di daerah yang dijuluki Bumi Batara Guru ini didampingi, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, April, Kepala Kesatuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol – PP), Indra Fauzi, dan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Andi Tenriawaru.

Pantauan media ini, Sidak pertama kali dilakukan Irwan Bachri Syam di Alfa Midi dan Indomaret dijalan Sam Ratulangi, desa Puncak Indah, kecamatan Malili. Ditempat tersebut, ditemukan sejumlah Produk makanan dan minuman (Mamin) yang tidak berlabel Halal.

Selain itu, ada juga Produk yang ditemukan tidak memiliki Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM – RI) dan sudah tidak layak jual atau kadaluarsa namun masih terlihat dipajang layaknya makanan lainnya yang masih layak jual.

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam disela – sela Sidak meminta agar dinas terkait memberikan surat teguran terhadap Mini Market yang ditemukan menjual Produk yang tidak memilik label Halal dan BPOM RI. Menurutnya, produk tersebut dinilainya tidak layak jual.

“Masyarakat tidak mengetahui apakah itu Halal atau tidak, mereka hanya tahunya membeli saja. Bagaimana kalau didalam produk tersebut menganduk zat lain yang dapat merusak atau mengganggu kesehatan warga kami, siapa yang akan bertanggung jawab,” ungkap Irwan.

Dirinya meminta kepada pihak Mini Market untuk segera menarik seluruh produk makanan dan minuman atau produk lainnya yang tidak memiliki label Halal dan BPOM RI. “Semua akan kita perlakukan yang sama. Produk tersebut diminta untuk ditarik,” ungkapnya.

Irwan pun mengancam akan mencabut ijin operasional Mini Market tersebut jika nantinya masih ada yang menjual produk yang tidak memiliki label Halal dan BPOM RI. “Berikan teguran, jika masih menjual maka kita tarik ijinnya,” ungkap Irwan kepada dinas terkait.

Sementara itu, kepala tokoh Indomaret, Murti Nigsih yang ditemui awak media mengaku memohon maaf jika selama ini telah menjual produk seperti ini yang dinilai tidak layak jual. “Mungkin kedepannya akan kami perbaiki lagi,” janji Murti dihadapan Wakil Bupati.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.