HEADLINE TOPIK:
100 KK Warga Maliwowo Mengungsi, Ada Memilih Pulkam Karena Trauma
Minggu,14 Mei 2017 | 15:44 WITA | Alpian Alwi
Warga desa maliwowo terlihat mengangkut barang - barangnya untuk mengungsi dirumah kerabatnya. (Ist)

Sebanyak 100 Kepala Keluarga (KK) yang ada didesa Maliwowo, kecamatan Angkona, Luwu Timur mengungsi dirumah kerabatnya. Ia memilih mengungsi karena trauma bencana tanah longsor susulan akan terjadi.

Kepala Desa (kades) Maliwowo, Asdar mengatakan, jumlah warga yang telah mengungsi sebanyak 100 KK. Hal itu berdasarkan data yang telah masuk dari tim data musibah tanah longsor yang ada didesa Maliwowo.

Menurutnya, warga memilih mengungsi dirumah – rumah kerabat yang ada didesa atau kecamatan tetangga yang berjarak kurang lebih 7 hingga 10 kilometer. Adapula warga yang memilih Pulang Kampung (Pulkam) karena merasa trauma dengan kejadian ini.

“Pagi tadi ada satu keluarga yang melapor ingin kembali kekampung halamannya di kabupaten Soppeng karena merasa trauma dengan musibah ini,” ungkap Asdar, Minggu 14 Mei.

Ia pun berharap agar musibah ini tidak kembali terulang di Luwu Timur, khususnya didesa yang ia pimpin saat ini, Maliwowo. Asdar juga mengimbau warganya untuk tetap waspada dan tenang menghadapi musibah tanah longsor tersebut.

“Terima kasih dan bersyukur atas bantuan yang ada saat ini. Untuk makan dan minum kami bersyukur sudah lebih dari cukup. Namun yang paling penting dan kita butuhkan saat ini adalah alat dapur,” harapnya.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.