HEADLINE TOPIK:
BPBD Lutra Libatkan Penyuluh Agama Atasi Bencana
Rabu,17 Mei 2017 | 01:46 WITA | Lukman Hamarong
BPBD Lutra Libatkan Penyuluh Agama Atasi Bencana (Lukman Hamarong)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara melakukan sebuah terobosan baru dengan melibatkan Penyuluh Agama, para Kepala KUA, Remaja Masjid, dan tokoh masyarakat dalam membantu pemerintah mengatasi persoalan kebencanaan di Luwu Utara. Sudah menjadi rahasia publik bahwa sebagian wilayah di Lutra sangat rawan bencana, utamanya banjir.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Luwu Utara, Alauddin Sukri menjelaskan keterlibatan Kepala KUA, Penyuluh Agama, dan Remaja Masjid dalam mengatasi persoalan kebencanaan adalah sesuatu yang harus dilakukan dalam rangka membangun kegotongroyongan, utamanya dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya upaya pencegahan bencana.

Alauddin mengatakan, budaya kegotongroyongan sejauh ini getarannya mulai terputus, dan bahkan tidak terasa lagi, sehingga kebersamaan dalam melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan bencana terkesan individualistis atau nafsi-nafsi.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mengatasi bencana. Dibutuhkan dukungan semua pihak guna meminimalisir bencana. Bencana itu tak bisa ditolak, tetapi hanya bisa diminimalisir,” kata Alauddin.

Sementara itu, Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Luwu Utara, Muchlis Khalid, meminta Penyuluh Agama dan KUA untuk tidak berpangku tangan membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan kebencanaan.

“Jadi tolong kepada Penyuluh Agama dan KUA,bergeraklah sebagaimana yang diinginkan. Semua penyuluh harus siap. Ready for use atau siap pakai. Tidak boleh lepas tangan,” tandas Muchlis.

 

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.