HEADLINE TOPIK:
Puluhan Jemaat Dilarikan ke Puskesmas Angkona
Minggu,21 Mei 2017 | 03:30 WITA | Alpian Alwi

Sebanyak 28 orang jemaat gereja telah dilarikan ke Puskesmas Angkona, kecamatan Angkona, kabupaten Luwu Timur, Sabtu (20/5/17) sekitar pukul 17.30 wita.

Jemaat gereja tersebut dilarikan akibat memakan makanan jenis kue pawa dan donat saat kegiatan ibadah rumah tangga gereja, jemaat Gereja GKST Moria Angkona dan Jemaat Gereja GIPIL Angkona.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak mengatakan, puluhan jemaat ini merasakan mual, pusing dan muntah – muntah setelah mengkonsumsi makanan kue jenis pawa pada donat tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kata Parojahan, makan itu telah dipesan dijasa katering kue milik Suhaini, didusun Turunan Bajo, desa Tampinna, kecamatan Angkona. “Mereka merasa mual, pusing dan muntah setelah memakan kue itu,” katanya.

Menurutnya, pihak Puskesmas Angkona sendiri juga sudah memperbolehkan pulang sebanyak 24 orang jemaat dari 28 orang jemaat yang telah dirawat. “Ada empat orang lainnya masih rawat inap karena kondisinya masih lemas,” ungkap Parojahan.

Dirinya menambahkan, hasil sementara pihak medis jika puluhan orang tersebut telah mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan jenis kue pawa dan donat. “Diduga kuat campuran kue telah kedaluwarsa,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemilik Katering, Suharni mengaku telah merasakan adanya aroma lain dari bubuk powder yang akan digunakan itu. Hanya saja, ia menganggap kalau bubuk tersebut masih dapat dicampurkan kedalam adonan kue.

“Bubuk powder ini dibeli sekitar setahun yang lalu dan disimpan didalam toples. Keluarga kami juga ikut mengalami gejala keracunan makanan termasuk saya sendiri,” ungkap Suharni.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.