HEADLINE TOPIK:
Gegara Cium Istri Orang, Oknum Polisi Ini Dipukuli
Rabu,5 Juli 2017 | 16:48 WITA | Alpian Alwi

Institusi kepolisian kembali tercoreng. Soalnya, oknum kepolisian berinisial SU tertangkap tangan telah mencium seorang wanita berinisial SF yang masih berstatus istri orang, Selasa (4/7) pukul 22.30 wita.

Informasi yang dihimpun, anggota Polsek Wotu berpangkat Aiptu ini tertangkap tangan oleh suami SF sendiri yakni NS telah berduaan didalam mobil milik SU di jalan Penghubung Desa Tarengge – Desa Cendana Hijau, Kecamatan Wotu.

Bukan hanya itu, SU juga terlihat oleh NS mencium SF saat menyorot mobil SU dengan menggunakan lampu sorot mobilnya. Akibatnya, emosi NS memucak dan langsung membuka pintu mobil serta menarik SU dari dalam mobil tersebut. Kala itu, NS memukuli wajah SU.

“Saya sangat emosi pak karena melihat langsung istri saya dicium oleh pria lain. Lelaki mana yang tidak sakit coba?. Istri saya juga ikut saya pukuli karena mencoba melerai saya,” ungkap NS yang mengaku sudah melaporkan masalah ini ke Polsek Wotu.

Awalnya, cerita NS, istrinya SF keluar dari dalam rumah sekitar pukul 21.00 wita. SF sempat pamit dengan dirinya alasan penting. Hanya saja, kecurigaan muncul sehingga sang suami membuntuti istri tercintanya tersebut.

“Saya sempat kehilangan jejak tetapi saya terus menelusuri jalan yang saya perkirakan dilaluinya. Tiba – tiba saya melihat motor istri saya terparkir di rumah salah seorang warga. Saya semakin curiga dan tetap menunggu,” ungkap NS.

Berselang kemudian, lanjut NS, mobil milik oknum Polisi SR muncul mengantar SF untuk kembali mengambil motornya. “Lampu sorot mobil saya langsung saya nyalakan dan melihat secara langsung SR menciumi istri saya didalam mobil,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Wotu, AKP Jamal Anshar yang dikonfirmasi, Rabu (4/7) membenarkan adanya warga yang melapor soal kejadian tersebut. Hanya saja, kasus ini sudah ditangani oleh Polres Luwu Timur. “Kasus ini sudah ada di Propam,” ungkap Jamal.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.