HEADLINE TOPIK:
Semarak HUT RI, Husler Lepas Ratusan Peserta Sepeda Santai
Minggu,13 Agustus 2017 | 19:08 WITA | Humas / Febi

Sebanyak 600 lebih peserta di tiga Desa di Kecamatan Malili yakni Desa Lakawali, Desa Tampinna dan Desa Manurung mengikuti kegiatan sepeda santai yang bertemakan Balik Ontel Jilid V. Sepeda santai tersebut mengambil start di Lapangan Desa Lakawali, Minggu (13/08/2017).

Sepeda santai ini semakin istimewa. Pasalnya selain diikuti ratusan peserta, Terlihat pula Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler dan Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam dan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Hamris Darwis dan Kabag Humas dan Protokol, Alimuddin Bahtiar yang ikut bersepeda bersama warga.

Kepala Desa Lakawali, M Yamin mengatakan kegiatan sepeda santai ini ditujukan dalam rangka menyambut HUT RI ke 72. Meski biasanya dipusatkan di desa masing-masing, namun untuk tahun ini panitia sepakati untuk mengikutsertakan desa lainnya agar lebih semarak lagi.

Lanjutnya, berbagai macam jenis hadiah doorprize yang menarik telah disiapkan panitia. Untuk rutenya di mulai dari Lapangan Lakawali, lanjut mengelilingi desa lakawali dan kembali finis di Lapangan Desa Lakawali.

Sebelum melepas peserta, Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan banyak cara untuk merayakan kemerdekaan. Bersepeda bersama seperti ini juga salah satu cara untuk merayakan kemerdekaan dimana muatan utamanya bagaimana membangun kebersamaan dan silaturahmi.

“Tujuan utama kita merayakan HUT RI, disamping mengenang semangat pahlawan, disisi lain juga harus semakin menguatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan kita” tambahnya.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga menyampaikan apresiasi karena seluruh Desa di Luwu Timur kompak melaksanakan berbagai kegiatan menyambut HUT RI ke 72. Mulai dari lomba olahraga hingga kegiatan seni dan budaya.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.