HEADLINE TOPIK:
Dua Fraksi Walk Out, Alat Kelengkapan DPRD Lutim Tetap Disetujui
Selasa,5 September 2017 | 08:20 WITA | Alpian Alwi
dprd/ilustrasi (int)

Alat kelengkapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur tetap disetujui oleh pimpinan sidang, HM Siddiq BM meskipun dua fraksi yakni Golkar dan PAN keluar atau walk out dari ruang rapat, Senin (4/9).

Berikut nama – nama pimpinan komisi – komisi yang telah ditetapkan pada rapat pembahasan alat kelengkapan yang dilaksanakan diruang Badan Anggaran (Banggar).

Komisi satu bidang Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan dipimpin, HM Sarkawi A Hamid (Gerindra) Wakil Ketua Tugiat (Nasdem) dan Sekretaris Efraem (PDI-P)

Komisi dua bidang Ekonomi dan Keuangan dipimpin, Iwan Usman (Nasdem) Wakil Ketua Andi Baharuddin (Gerindra) dan Sekretaris Pieter KP (PDIP)

Sementara Komisi tiga bidang Pembangunan dipimpin, Herdinang (Demokrat) Wakil Ketua I Wayan Suparta (Gerindra) dan Sekretaris Leonar Bongga (PDIP).

Untuk posisi Badan Kehormatan diketuai oleh KH Suardi Ismail (Gerindra) Wakil Ketua I Made Sariana (Demokrat) dan anggota KH Abdul Azis Rajmal (Nasdem)

Sementara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) Diketuai oleh Pieter KP (PDIP) dan Wakil Ketua Irmanto Hafid dari fraksi Nasdem.

Sebelumnya, dua fraksi yakni partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Amanat Nasional (PAN) keluar dari ruang rapat atau walk out saat alat kelengkapan DPRD Luwu Timur dibahas.

Pembahasan alat kelengkapan tersebut dipimpin oleh wakil ketua DPRD Luwu Timur, HM Siddiq BM diruang rapat Badan Anggaran (Banggar), Senin (4/9).

Pantauan awak media, pimpinan sidang, HM Siddiq BM terlihat mengskorsing jalannya sidang pembahasan alat kelengkapan. Enam ketua fraksi yakni, Golkar, PAN, Nasdem, PDIP, Gerinda dan Demokrat berembuk secara internal.

Hasil komunikasi internal yang dilakukan oleh enam ketua fraksi tersebut tidak menghasilkan kesepakatan sehingga dua fraksi yakni Golkar dan PAN terlihat walk out atau keluar dari rapat.

Ketua fraksi Golkar, Sukman Sadike yang ditemui awak media, Senin (4/9) mengatakan, fraksi Golkar dan PAN Walk out dari rapat pembahasan alat kelengkapan. Menurutnya, alat kelengkapan tersebut sudah diatur jauh sebelumnya tanpa melibatkan fraksi Golkar

“Untuk apa kita tinggal kalau Golkar tidak diberikan apa – apa, empat fraksi (Nasdem, Gerindra, Demokrat dan PDI Perjuangan) sudah bermain lebih awal dan telah membagi – bagi,” ungkap Sukman.

Antoni sapaan akrab Sukman Sadike pun dengan tegas mengintruksikan kepada anggota fraksi Golkar untuk walk out dari ruang rapat. Begitu pula dengan ketua fraksi PAN, Usman Sadik. Dirinya juga ikut memerintahkan anggota fraksinya untuk keluar.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.