HEADLINE TOPIK:
Sidak Puskesmas, Bupati Lutim Pastikan Warga Manfaatkan Kartu KIS
Selasa,19 September 2017 | 18:15 WITA | Humas

Sehari pasca menyerahkan 79.786 Kartu Indonesia Sehat (KIS) Program Cakupan Semesta atau Universal Health Coverage (UHT) kepada para camat dan kepala desa untuk didistribusikan kepada masyarakat, Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Malili, Selasa (19/09/2017).

Sidak ini guna mengecek langsung pelayanan dasar masyarakat di bidang kesehatan, Husler juga memastikan distribusi Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang baru diserahkannya telah sampai dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat.

Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Malili jadi sasaran perdana. Di UGD tersebut Husler menanyakan kepada beberapa pasien perihal kepemilikan kartu KIS tersebut. Hasilnya warga sudah memanfaatkan kartu KIS tersebut. Bahkan ada bayi yang bernama Vino (14) bulan juga telah memanfaatkan kartu tersebut.

“syukurlah semuanya berjalan baik dan kita harapkan tak ada lagi keluhan warga ketika berobat di Puskesmas atau rumah sakit, semua warga yang mengantongi kartu KIS telah memanfaatkan kartu tersebut,” kata Husler di Puskesmas Malili, Selasa (19/09/2017).

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga berharap masyarakat tidak perlu lagi khawatir jika ingin berobat dengan memanfaatkan kartu Indonesia Sehat (KIS) yang telah didistribusikan secara merata di seluruh kecamatan dan desa

“silahkan manfaatkan kartu KIS untuk berobat. Saya juga telah instruksikan Camat dan kepala desa agar terus proaktif mendata warganya sehingga dapat mengantongi KIS.” tambahnya Husler.

Selain UGD, Husler juga meninjau Poli Gigi, ruang Persalinan dan Apotik. Termasuk fasilitas alat kesehatan di Puskesmas Malili. “kita ingin pastikan semua alat kesehatan berfungsi maksimal dalam melayani masyarakat sehingga warga benar-benar nyaman mendapatkan layanan kesehatan” kuncinya.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.