HEADLINE TOPIK:
DPRD Gelar Paripurna Laporan Banggar
Selasa,3 Oktober 2017 | 16:42 WITA | Humas

DPRD gelar Paripurna dalam rangka mendengarkan penyampaian Laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Luwu Timur Terhadap Hasil Pembahasan Ranperda APBD Perubahan Kabupaten Luwu Timur TA 2017 di Ruang Banggar Kantor DPRD Luwu Timur, Senin (02/10/17)

Dalam laporannya, Anggota Badan Anggaran Najamuddin mengatakan Ranperda APBD Perubahan TA 2017 ini merupakan tindak lanjut dari Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan TA 2017 yang telah disepakati dan disetujui bersama pemerintah daerah dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Luwu Timur pada Sidang Paripurna beberapa waktu yang lalu.

Pada akhirnya, Ranperda APBD Perubahan TA 2017 ini ditetapkan menjadi Perda APBD Perubahan TA 2017 setelah melalui tahapan evaluasi. Dijelaskannya, kemampuan APBD Luwu Timur sangat terbatas. olehnya itu badan anggaran memilah-milah kegiatan prioritas sehingga tidak perlu membiayai program yang kurang bermanfaat.

Berikut ini Besaran Nota Pengantar Keuangan Terhadap Ranperda APBD Perubahan TA 2017 sebelum pembahasan. Pendapatan sebesar Rp1.363.586.536.913,- Belanja sebesar Rp1.519.650.551.268,- pembiayaan netto sebesar Rp156.064.014.355,- dan kosong untuk Silpa tahun berkenaan.

sedangkan setelah dilakukan pembahasan tingkat Banggar terperinci sebagai berikut : Pendapatan Daerah sebesar Rp1.388.302.389.435,- Belanja Daerah sebesar Rp1.544.366.403.790,- Defisit sebesar Rp156.064.014.355,- penerimaan pembiayaan sebesar Rp156.064.014.355,- pembiayaan netto sebesar Rp156.064.014.355,- dan Silpa tahun berkenaan kosong.

Banggar juga memberikan beberapa rekomendasi kepada Pemkab Luwu Timur untuk ditindaklanjuti. Rekomendasi tersebut berupa catatan penting yang termuat dalam laporan banggar.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.