Kanal: Hukum

Jumat,26 Januari 2018 | 22:43 WITA | Reporter: Haswadi

Petani di Luwu Temukan Mortir Aktif

Polres Luwu, Sulawesi Selatan, mengamankan satu mortir diduga masih aktif. Mortir sebesar jantung pisang tersebut, kini diamankan di area kebun, yang jauh dari pemukiman penduduk di Desa Gamaru, Kecamatan Latimojong, Luwu, Sulawesi Selatan.

Kapolsek Bastem, AKP Syamsuddin, usai menerima laporan dari warga, langsung mengamankan lokasi dan meminta warga tidak mendekati mortir tersebut. Syamsuddin mengatakan, mortir tersebut ditemukan warga bernama Acong. Mortir ini ditemukan Acong, saat bergotongroyong membersihkan saluran air di desanya. Tanpa sengaja, Acong menemukan mortir tersebut, tertanam di saluran air.

“Acong lalu memanggil dua orang temannya untuk mengangkat benda tersebut, dan memastikan bahwa benda itu adalah bom, karena sering melihatnya difilm,” kata Syamsuddin, menirukan keterangan warganya, Jumat, 26/01/2018.

Polres Luwu sudah menghubungi tim Jihandak Polda Sulawesi Selatan, untuk menyelidiki mortir tersebut. Diperkirakan, Sabtu besok, tim Jihandak baru akan tiba di lokasi penemuan mortir.

Desa Gamaru, adalah lokasi jatuhnya pesawat Aviastar yang menewaskan seluruh penumpangnya, Oktober 2015 yang lalu. Desa ini berjarak 70 kilometer dari Belopa, Ibukota Kabupaten Luwu.

BERITA LAINNYA:
  • Reses di Parumpanai, Andi Fauziah Ajak Masyarakat Jadi Bangsa Besar
  • Petani di Lamasi Namakan Bibit Padi Ini “PELDA Suharman”
  • Amru Saher Bawa Tim Medis ke Lombok
  • Tim Kemanusiaan Luwu Salurkan Bantuan ke Lombok
  • Amru Beri Bantuan Rp300 Juta ke Lombok
  • KEMBALI KE ATAS LIHAT VERSI DESKTOP