HEADLINE TOPIK:
Bergaya Santai, Irwan Kunjungi Lokasi Pembangunan Bandara di Desa Bahari
Minggu,18 Februari 2018 | 10:34 WITA | Alpian Alwi

Wakil Bupati (Wabup) Luwu Timur, Irwan Bachri Syam melakukan kunjungan ke lokasi tempat rencana akan dilakukan pembangunan bandara udara didesa Bahari, kecamatan Wotu, kabupaten Luwu Timur.

Saat berkunjung, Irwan tersebut terlihat bergaya santai dengan menggunakan baju kaos dan celana pendek berwarna biru. Ia didampingi sejumlah kepala desa dan ketua Anshor Luwu Timur, Aswaluddin.

Sebelumnya mengunjungi titik lokasi rencana pembangunan bandara itu, warga desa Bahari juga menyuguhkan hidangan makanan “Simbole” yang berbahan dari kelapa dan gula aren ke orang nomor dua di daerah Bumi Batara Guru ini.

Disela – sela kunjungannya, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengucapkan banyak terima kasih atas respon positif dari masyarakat terkait rencana pembangunan. Pernyataan surat dukungan itu juga menjadi catatan penting.

“Bahari mendapatkan penilaian yang tinggi soal rencana pembangunan Bandara dengan diuntungkan dengan adanya surat dukungan masyarakat. Surat itu sudah dikirim ke Pusat dan sudah diketahui,” ungkapnya.

Namun, kata Irwan, keputusan rencana lokasi pembangunan bandara itu juga ditentukan oleh Kementerian Perhubungan. Sebab, anggaran yang akan digunakan juga menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Satu kesyukuran kita (Pemerintah Daerah) karena masyarakat mendukung dengan dibuktikan adanya surat dukungan. Biasa warga menolak dengan berbagai alasan tetapi ini tidak,” ungkap Irwan.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Luwu Timur, Andi Makkaraka mengatakan, konsultan rencana pembangunan bandara ini akan melakukan presentase di Kementerian Perhubungan.

Persentase ini dilakukan, kata Makkaraka, terkait hasil studi kelayakan. “Setelah itu, tim ahli dari Pemerintah Pusat akan turun melalukan survey untuk menguji hasil persentase itu. In Shaa Allah tanggal 19 Februari (Senin red) kita persentase,” ungkap Makkaraka.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.