HEADLINE TOPIK:
Abdul Halim M : Alokasi Dana Pendidikan Luwu Utara Jauh Lebih Hebat Dari Daerah Lain
Selasa,27 Februari 2018 | 14:17 WITA | Alpian Alwi / LH

Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Selatan mengakui kehebatan kabupaten Luwu Utara dibandingkan dengan daerah lain dalam mengalokasikan dana Pendidikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Ketua LPMP Sulsel, Abdul Halim Muharram mengatakan, salah satu indikator Pemerintah Daerah (Pemda) berhasil meraih penghargaan di sektor Pendidikan yakni adanya komitmen Pemda dalam mengalokasikan dana Pendidikan.

“komitmen Pemda (Luwu Utara) dalam mengalokasikan dana pendidikan dari APBD terlihat jauh lebih hebat dari daerah lain,” ungkap Abdul Halim usai menyerahkan penghargaan kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani.

Sama hebatnya, kata Halim, ketika Pemda Luwu Utara mampu mengelola ketenagaan pendidikan, di mana 100 persen kepala sekolah telah melalui PPCKS atau Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah.

“Jangan lupa juga, 2017 kemarin, pengimputan data seluruh satuan pendidikan di Luwu Utara mencapai 98 Persen. Dan itu sudah sangat maksimal,” ungkap Abdul Halim kepada awak media.

Ia menjelaskan, LPMP adalah sebuah lembaga penjamin mutu pendidikan yang diberi tugas mengajak seluruh stakeholder terkait untuk memberikan perhatian kepada peningkatan kualitas mutu pendidikan melalui penjaminan.

“Selaku unit pelaksana teknis dari kementerian pendidikan dan kebudayaan, LPMP hadir untuk mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama memajukan mutu pendidikan melalui penjaminan pendidikan itu sendiri,” ungkapnya.

Atas penghargaan tersebut, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengucapkan kata syukur atas penghargaan ini. “Alhamdulillah, kita masuk 10 besar sebagai daerah dengan komitmen yang kuat dalam program penjaminan mutu pendidikan,” Indah.

Dirinya berharap, dengan penghargaan ini, dunia pendidikan di Luwu Utara semakin bergairah dan bergeliat seiring dengan semakin meningkatnya sistem dan mutu pendidikan di Luwu Utara.

“Pada prinsipnya mutu pendidikan itu esensinya adalah bagaimana membangun karakter peserta didik, dan bagaimana membangun kerangka berpikir dalam melihat sebuah permasalahan untuk kemudian mendapatkan solusi yang tepat,” ungkapnya.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.