Kanal: Metro

Senin,5 Maret 2018 | 10:45 WITA | Reporter: Alpian Alwi

23 Pelajar di Luwu Timur Dilarikan ke Rumah Sakit. Ini Penyebabnya!!!

Sebanyak 23 orang Pelajar dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat di kecamatan Malili, kabupaten Luwu Timur telah dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Malili, Senin (05/03/18) pagi tadi.

Puluhan siswa tersebut berasal dari SMA 1 Luwu Timur, SMA 12 Luwu Timur, SMK 1 Luwu Timur dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Malili. Dari 23 pelajar itu, tiga diantaranya telah dilarikan ke RSUD I La Galigo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Selain Pelajar, dua korban lainnya yakni, sopir Bus dengan nomor Polisi DP 7542 GA dan satu orang tukang ojek juga mengalami luka yang cukup serius akibat ditabrak oleh Bus. Pihak Puskesmas pun berencana akan merujuk pasien tersebut ke Rumah Sakit.

“Ada 25 orang korban, 23 diantaranya adalah Pelajar sementara dua korban lainnya yakni Sopir Bus dan tukang ojek,” ungkap Karim, warga kecamatan Malili, Senin (05/03/18)

Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Luwu Timur, La Besse. Kepada awak media, mantan staf ahli Bupati ini mengaku sudah berada di Puskesmas Malili bersama dengan Bupati dan wakil Bupati.

“Benar dek, kami sekarang sudah ada di Puskesmas Malili. Ada juga pak Bupati dan pak wakil disini,” ungkap La Besse melalui sambungan Telephone.

Akibat kejadian ini, kata La Besse, sebagian Pelajar telah dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka yang cukup serius. “Ada yang dirujuk ke Rumah Sakit dek karena mengalami luka yang serius,” ungkapya.

BERITA LAINNYA:
  • Hari Kesaksian Pancasila, Husler Imbau Lakukan Gerakan Kemanusiaan Bantu Korban Gempa Sulteng
  • PKK dan DWP Lutim Santuni Korban Dampak Gempa Sulteng
  • Husler Hadiri Syukuran Gereja Toraja Betesda Towuti
  • Bupati Luwu Timur Berangkatkan Tim Relawan dan Bantuan Untuk Korban Gempa dan Tsunami Sulteng
  • Kunjungi Langsung Korban Gempa, Husler Serahkan Bantuan
  • KEMBALI KE ATAS LIHAT VERSI DESKTOP