HEADLINE TOPIK:
Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan PKS Milik PT. MPA
Senin,25 Juni 2018 | 16:05 WITA |

Disela sela kesibukannnya sebagai pelayan masyarakat, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler menyempatkan meresmikan pembangunan pabrik Pengelohan Kelapa Sawit (PKS) PT. Mandiri Palmera Agrindo (PT. MPA) di Desa Asana Kecamatan Burau, Senin (25/06/2018).

Peresmian pembangunan pabrik Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah yang dibangun diatas lahan seluas 3 Ha lebih ditengah perkebunan kelapa sawit ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Luwu Timur.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengucapkan terima kasih kepada pemilik dan unsur manajemen PT. tersebut atas inisiasi membangun pabrik CPO didaerah ini, mudah-mudahan dengan adanya fasilitas ini, investasi perkebunan kepala sawit di wilayah ini kian maju dan berkembang.

Momentum peletakan batu pertama pabrik Kelapa sawit ini dinilai penting oleh Bupati, karena menyangkut salah satu visi Pemerintah yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dengan hadirnya pabrik pengolahan kelapa sawit yang baru diresmikan, nantinya dapat dimanfaatkan bukan saja mendapatkan nilai tambah untuk kemakmuran masyarakat, juga berdampak positif bagi perkembangan daerah,” harap Husler.

Dihadapan para investor yang hadir pada acara peresmian tersebut, Bupati juga menyampaikan bahwa peluang investasi di Kabupaten Luwu Timur masih sangat besar ditengah melimpahnya Sumber Daya Alam, alasan inilah yang menjadi acuan Bupati mengajak para pengusaha dan investor untuk berinvestasi di Kabupaten Luwu Timur.

Menurut Husler, Kabupaten Luwu Timur merupakan pilihan yang strategis untuk berinvestasi karena beragam potensi ada di Kabupaten Luwu Timur. “Saya mengajak kepada seluruh para pelaku usaha, juga para investor baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri untuk sedianya berinvestasi di Kabupaten Luwu Timur,” ajaknya.

Sementara Direktur Utama PT. Mandiri Palmera Agrindo, Fredi Maturbongs mengatakan bahwa, demi kelancaran pembangunan tersebut, ia berharap dukungan dari semua pihak, baik dari Pemerintah Daerah setempat maupun masyarakat.

“Kami mohon doa restu semua pihak agar pembangunan pabrik berjalan lancar, pembangunan pabrik menurut yang direncanakan akan memerlukan waktu kurang lebih setahun, jika PKS ini sudah berjalan diperkirakan nantinya dapat memproduksi 30 – 50 ton per jam, termasuk Pabrik ini nantinya mengakomodir hasil produksi plasma milik masyarakat yang selama ini kesulitan dalam memasarkan Tandan Buah Segar (TBS) nya,” jelas Fredi Maturbongs.

Fredi juga menyampaikan bahwa pabrik pengolahan kelapa sawit ini juga berkomitmen untuk memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal. Pabrik CPO ini diperkirakan akan menyerap tenaga kerja sekitar 150 orang.

“Pabrik CPO ini akan mengakomodir masyarakat terkait tenaga kerja, untuk mengurangi pengangguran diwilayah sekitar pabrik,” ujar Fredi.

Hadir dan turut melanjutkan peletakan batu pada acara peresmian, Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Ketua DPRD H. Amran Syam dan beberapa Anggota DPRD Luwu Timur, sejumlah investor yang bergerak di Bidang Agri Industri, para kepala OPD dari instansi terkait, serta warga masyrakat sekitar lokasi pabrik. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.