HEADLINE TOPIK:
Beda Volume Beton Mencolok, Usman Berharap Tidak Ada Mark Up Anggaran
Sabtu,4 Agustus 2018 | 21:26 WITA | Tom
Ketua komisi tiga DPRD Luwu Timur, H. Usman Sadik (Ft : Alpian)

Ketua Fraksi PAN, H. Usman Sadik mempertanyakan anggaran proyek pengaspalan jalan Beton Desa Pekaloa menuju Desa Mahalona. Hal ini diungkapkannya saat kunjungan lapangan di Desa Pekaloa, Sabtu (4/8/18).

Usai meninjau proyek tersebut, Usman Sadik yang juga Anggota Komisi 3 DPRD Luwu Timur itu mengatakan anggaran 18 Miliar untuk pekerjaan tersebut lumayan besar, namun pada kenyataannya hanya dilakukan lanjutan jalan beton sepanjang 3,19 Km saja, padahal tidak ada pekerjaan tambahan lainnya.

Hal ini tidak sebanding jika dilihat dengan beberapa tahun sebelumnya yakni pada tahun 2016 dan 2017. Pekerjaan dengan total APBD 18 Miliar dapat menyelesaikan beton kurang lebih 6 Km.

“Padahal pada tahun sebelumnya dapat beton lebih panjang, itupun ada pekerjaan tambahan kattingan (penggalian kaki gunung),” ketusnya.

Menanggapi hal itu, Usman Sadik meminta ke Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk tidak membuat kontraknya sebelum disampaikan RAB dari konsultan perencana mengenai perbedaan volume pekerjaan yang mencolok.

“Mudah-mudahan tidak ada Mark Up di anggaran 2018 untuk jalan tersebut,” harapnya.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.