Kanal: DPRD Luwu Timur

Minggu,5 Agustus 2018 | 07:02 WITA | Reporter: Alpian Alwi

Legislator PAN Protes Anggaran Jalan Beton Pekaloa, Ini Penjelasan Dinas PU Lutim

Anggota DPRD Luwu Timur, Usman Sadik melayangkan protes terkait anggaran proyek jalan beton desa Pekaloa menuju desa Mahalona, kecamatan Towuti.

Menurutnya, anggaran yang telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah melalui dinas Pekerjaan Umum (PU) terlalu besar senilai Rp18 milyar dengan volume hanya 3.19 kilometer.

Sebelumnya, kata legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini, anggaran senilai Rp18 Milyar dapat menyelesaikan pekerjaan beton kurang lebih 6 kilometer proyek untuk tahun 2016 dan 2017.

“Mudah-mudahan saja tidak ada mark up di anggaran 2018 untuk jalan tersebut pada saat pelaksanaan nantinya,” ungkap Usman Sasik kepada awak media.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga dinas PU Luwu Timur, Iwan Setiawan mengatakan, panjang rigid (perkerasan kaku) tahun 2016 dan 2017 hanya 3.419 meter saja dengan total anggaran senilai Rp19,3 milyar.

Sedangkan untuk tahun 2018, kata Iwan, panjang beton tersebut yakni 3.195 meter dengan anggaran senilai Rp18 milyar. “Tahun 2016 dan 2017 rigid 3.419 meter nilainya Rp19,3 milyar dan untuk 2018 ini panjang 3.195 meter nilainya Rp18 milyar,” ungkapnya.

Ia merincikan, untuk anggaran 2016 dengan nilai kontrak Rp9.395.268.000 dengan panjang rigid 1.502 meter dan pekerjaan kattingan serta pasangan batu sekitar Rp1 milyar.

Sedangkan anggaran 2017 kontraknya Rp9.9 Milyar panjang rigid 1.917 meter dan pekerjaan aramco 9 titik serta timbunan kubangan hanya sekitar Rp500 juta.

KEMBALI KE ATAS LIHAT VERSI DESKTOP