HEADLINE TOPIK:
Terkait Tanah Longsor Batu Merah, DPRD Lutim Gelar Rapat Koordinasi
Selasa,7 Agustus 2018 | 07:03 WITA | Rls / Tom

Bencana Tanah longsor yang terjadi di dusun Batu Merah Jalan M. Natsir, dan Jalan Mapalasa Kelurahan Malili, Kecamatan Malili kini berstatus “tanggap darurat”. Hal ini terungkap saat Rapat Koordinasi bersama DPRD Luwu Timur, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial dan P3A, Dinas PUPR, BPBD, Pemerintah Kecamatan Malili, dan Kelurahan Malili di Kantor DPRD. Senin (6/8/18) kemarin.

Kepala Bidang Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD Pemerintah Kabupaten Luwu Timur Rustam mengatakan dengan keluarnya status tanggap darurat berarti permukiman penduduk radius sekitar 200 meter akan di evakuasi.

“Dikhawatirkan dengan curah hujan yang tinggi akan mengakibatkan adanya longsor susulan tentunya mengancam keselamatan warga,” ujar Rustam.

Ketua Komisi 3 DPRD Luwu Timur Herdinang mendukung rencana evakuasi warga terdampak bencana, evakuasi meninggalkan rumahnya sementara waktu menurutnya langkah terbaik untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi.

Melihat hasil tinjauannya di lokasi tanah longsor, Herdinang berpendapat lokasi tersebut memang sangatlah rawan sehingga perlu adanya evakuasi.

“Sepanjang tanggul (pemukiman warga) perlu didata, untuk sementara dievakuasi dulu dan saran kami daripada mengancam nyawa, lebih baik pindah permanen dari lokasi tersebut,” kata Herdinang.

Dirinya juga meminta pemkab khususnya Dinas PUPR untuk dikaji secara teknis mengenai pembangunan proteksi atau tanggul yang baru di Dusun Batu Merah, Malili agar ke depannya tidak ada lagi tanah longsor.

“Tanggul lama kami harapkan untuk dibongkar total dan dibangun kembali tanggul yang lebih aman, sehingga tidak ada lagi longsor disana,” harap Herdinang.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.