HEADLINE TOPIK:
Diskominfo dan Bapelitbangda Gelar Bimtek Tahap II
Kamis,30 Agustus 2018 | 15:35 WITA | Rls

Setelah sukses menggelar Bimtek Tahap I beberapa minggu yang lalu, kini Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar Bimtek Tahap II Gerakan Menuju 100 Smart City yang kali ini bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Luwu Timur, kegiatan ini di gelar di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (30/08/2018).

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachry Syam, dihadiri oleh Staf Ahli Hukum, Budiman, Lintasarta, OPD, Camat, Desa dan Lurah se-Kabupaten Luwu Timur serta para tamu undangan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Tim Pendamping Gerakan Nasional Menuju 100 Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Harry Febriansyah beserta rombongan.

Kepala Bidang Penelitian dan Pembangunan, Bapelitbangda, Syaifuddin dalam laporannya mengatakan, tujuan yang ingin dicapai dari Program menuju 100 Smart City ini ialah menciptakan integrasi, sinkronisasi dan sinergi antara perencanaan pengembangan Smart City di tingkat pusat dan daerah, menyediakan lantasan materi dan implementasi praktis rencana pengembangan daerah berdasarkan konsep Smart City, menjamin terakomodasinya sasaran pembangunan di dalam RPJMN dalam dokumen perencanaan Smart City daerah.

“Tujuan terakhir yang ingin dicapai ialah mendorong proses pengembangan Smart City yang efektif, efisien, inklusif dan partisipatif,” ungkap Syaifuddin.

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachry Syam dalam sambutannya menyampaikan bahwa kriteria suatu rumusan visi smart city daerah harus mampu menggambarkan arah yang jelas tentang kondisi masa depan yang ingin dicapai pada masa mendatang. Pada Bimtek tahap I yang kita laksanakan pada bulan Juli lalu menghasilkan 25 quick win sebagai bahan penyusunan buku satu dari masterplan smart city yang akan dijadikan acuan dalam penerapan smart city di Kabupaten Luwu Timur.

Lanjut Irwan, bimtek tahap II kali ini bertujuan untuk menganalisis masa depan, daya saing, kesiapan dan tingkat kematangan smart city Pemerintah Daerah baik secara struktur, infrastruktur, suprastruktur (kebijakan dan kelembagaan) dan budaya masyarakat, serta menyusun draft master plan program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang Smart City.

“Saya berharap agar semua stakeholder yang terlibat dalam penyusunan masterplan Smart City dapat mengikuti seluruh tahapan kegiatan ini dan memberikan masukan serta ide-ide kreatif yang dapat dijadikan sebagai dasar penyusunan masterplan smart city,” harap Irwan.

Diakhir sambutannya, beliau mengapresiasi Dinas Lingkungan Hidup terkait keberhasilannya dalam menata lingkungan di Kabupaten Luwu Timur.

“Saya sangat mengapresiasi kreatifitas dan inovasi teman-teman di Dinas Lingkungan Hidup terkait dengan penataan lingkungan di daerah kita ini,” tutup Irwan.

Untuk diketahui, Kabupaten Luwu Timur termasuk salah satu dari 50 kabupaten/kota yang menerapkan konsep smart city di Indonesia.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.