HEADLINE TOPIK:
Studi Tiru Internasional, Husler Bertemu Duta Besar Indonesia di Belanda
Kamis,30 Agustus 2018 | 14:14 WITA | Rls

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler mengikuti kegiatan Studi Tiru Internasional ke Belanda. Studi Tiru ini difasilitasi Executive Course On Urban Management and Local Economic Development Institute for Housing and Urban Devevelopment Studies (HIS).

Dalam lawatan itu, selain Bupati Luwu Timur, sejumlah kepala daerah lainnya ditanah air juga ikut terlibat. Bahkan Gubernur Sulawesi Selatan terpilih, Nurdin Abdullah juga ikut bersama rombongan. Kunjungan itu akan berlangsung dari tanggal 28 Agustus hingga 6 September 2018.

Tiba di Negeri Kincir Angin Den Haag Belanda, Bupati Luwu Timur bersama rombongan mengunjungi Kantor Duta Besar Indonesia (KBRI) dan bertemu langsung Duta Besar Indonesia di Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja dan menyempatkan foto bersama. Kunker ke KBRI ini memang bagian dari program studi internasional, Rabu, (29/08/2018).

Selain itu, Bupati dan rombongan juga akan berkunjung ke Zaanse Schans yang merupakan saksi sejarah dalam industry dan masuk dalam daftar European Route of Industrial Heritage (ERIH) dan sejumlah lokasi stategis lainnya.

Disela-sela studi tiru internasional tersebut, Husler juga menyempatkan mengajak seluruh kepala daerah yang ikut berfoto bersama dengan salam CLBK atau salam Cinta Lingkungan Bersih dan Keren sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang sukses mengembangkan program ini.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokol Luwu Timur, Alimuddin Bahtiar mengatakan, kunjungan study tiru internasional ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan kelembagaan dalam hal Pemerintah Daerah dapat menyerap Best Practice mengenai pengelolaan Pemerintahan, pelayanan umum, kiat-kiat pengembangan perekonomian daerah dan pembentukan forum bisnis di daerah.

Jumlah peserta delegasi dalam kunjungan study tiru internasional tersebut sebanyak 33 orang. Selain kepala daerah, peserta lainnya dari kepala Bappeda, kepala Dinas PUPR, Kadis Industri dan Perdagangan yang mewakili sejumlah Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.