HEADLINE TOPIK:
Husler Minta DWP Luwu Timur Jadi Spirit Suami Saat Menunaikan Tugas
Jumat,30 November 2018 | 18:21 WITA | Rls

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler membuka kegiatan Senam Massal yang dirangkaikan dengan Lomba Mengarang Anak ASN yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Luwu Timur, Jumat (30/11/2018) di alun-alun Taman Sayang, Kecamatan Malili.

Kegiatan yang masih dari rangkaian Peringatan HUT DWP Ke-19 ini juga dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachry Syam, Ketua PKK Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, Wakil Ketua PKK, dr. Any Nurbani Ali, Ketua DWP Luwu Timur, H. Masrah Bahri serta puluhan Kepala OPD dan Pengurus DWP Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu Timur menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu Timur yang hari ini memperingati HUT DWP ke-19.

“Kita semua berharap peringatan ini penuh makna yang mendalam sebagai upaya untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat kaum perempuan, serta sebagai bentuk penghargaan kita terhadap kiprah, peran dan pengabdian kaum perempuan dalam kehidupan keluarga, masyarakat dan daerah tercinta,” ucapnya.

Lanjutnya, meskipun harus diakui pengembangan berwawasan kesetaraan gender belum sepenuhnya optimal, namun dalam perkembangannya, kita patut bangga dan bersyukur telah terjadi peningkatan kualitas kaum perempuan dalam berbagai peranan, kondisi dan posisi strategis seperti di Bidang Politik, Hukum, Pemerintahan bahkan Pertahanan Keamanan.

Sebagai anggota DWP yang juga merupakan istri dari ASN, Husler menuntut untuk lebih memahami dan menyadari bahwa tugas suami sebagai abdi negara sangat didibutuhkan, disinilah salah satu peran DWP yang sangat penting dalam memberikan support dan menjadi spirit kerja suami dalam melaksanakan pengabdian terhadap bangsa dan negara

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.