HEADLINE TOPIK:
Silaturahmi ke Ponpes, Bupati Serahkan Bantuan
Jumat,30 November 2018 | 09:28 WITA | Rls

Memasuki lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Junaidiyah, suasana yang agamis begitu terasa. Para santri terdengar melantunkan shalawat bergantian, menyambut kedatangan Bupati Luwu Timur dan rombongan yang berkunjung, Jumat (30/11/2018).

Kunjungan Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler yang didampingi Kadis Sosial dan P3A Kabupaten Luwu Timur, Sukarti dan Camat Burau, Sukri ke pesantren yang beralamatkan di Desa Lauwo, Kecamatan Burau tak hanya bersilaturahmi, namun juga melakukan pemberian santunan sebagai bentuk rasa sosial kepada pengurus dan penghuni Pondok Pesantren berupa sembako dan lainnya.

“Anjangsana ini sekaligus sebagai rangkaian kegiatan yang kami lakukan dalam rangka memperingati HUT Korpri ke-47 Tahun 2018 yang setiap tahunnya dilakukan, semoga bantuan yang kecil ini dapat bermanfaat,” ujar Husler.

Pada kesempatan tersebut, Husler tak lupa mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari pengurus dan para santri, dan ia juga berpesan kepada para santri di Ponpes ini agar belajar agama dengan baik, untuk bekal masa depan agar menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang berakhlaq mulia.

“Anak-anakku harus tetap semangat, rajin belajar, berdoa dan menghormati para pengasuh serta guru agar cita-citanya dapat tercapai,” pungkasnya.

Sementara itu, pimpinan Ponpes Nurul Junaidiyah K. H. Azis Rajmal, sangat senang atas kedatangan Bupati Luwu Timur meluangkan waktu berkesempatan melakukan kunjungan ke Ponpes yang ia pimpin dan ia mengharapkan silaturrahmi yang telah terbangun tetap dapat dipertahankan hingga seterusnya.

Kunjungan tersebut diakhiri dengan pemberian tali asih berupa sembako kepada pengasuh Ponpes.
Selain Ponpes Nurul Junaidiyah, sebelumnya di hari yang sama Bupati juga melakukan anjangsana dan memberikan bantuan sosial kepada Ponpes Hidayatullah di Desa Laro, Kecamatan Burau.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.