HEADLINE TOPIK:
Buka Pesta Rakyat, Ketua DPRD Lutim Minta Lestarikan Budaya kita
Sabtu,22 Desember 2018 | 16:12 WITA |
  • BERITA TERKAIT

    Ketua DPRD Luwu Timur H. Amran Syam minta warga agar bersama-sama melestarikan budaya. Demikian hal yang disampaikannya saat membuka Kegiatan Pesta Rakyat, Pekan Seni dan Budaya Se-Kabupaten Luwu Timur yang digelar oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, pemuda dan Olahraga Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerjasama dengan Komunitas Pemuda Millenial Luwu Timur, Sabtu (22/12/2018) bertempat di Dermaga, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha.

    Acara pembukaan Pekan Seni dan Budaya Ini, Ditandai dengan pemukulan gendang yang sebelumnya juga diawali dengan Penampilan sejumlah tari-tarian dan musik tradisional khas Kabupaten Luwu Timur.

    Hadir di acara tersebut sekretaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Amiruddin Rumae, Camat Nuha Masdin, Kapolsek Nuha, serta sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan seniman-seniman se-Kabupaten Luwu Timur yang sempat hadir.

    Amran dalam sambutannya mengatakan, bahwa pemerintah daerah bersama DPRD senantiasa berkomitmen untuk menjaga, mengembangkan dan melestarikan adat dan seni budaya lokal. Dirinya juga menyebut Komunitas Pemuda Millenial sebagai penginisiasi patut diapresiasi.

    “Kami mengapresiasi Komunitas Pemuda Millenial yang telah menginisiasi terselenggaranya Pesta Rakyat Pekan Seni dan Budaya, ini merupakan bentuk kepedulian”

    Lanjutnya, Ia menilai kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kesadaran bagi semua untuk senantiasa menjaga dan melestarikan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

    “Pada momentum ini, Mari kita jaga dan kembangkan seni budaya warisan leluhur,” ajaknya.

    Dirinya meminta kepada seluruh pihak agar ikut mengambil peran dalam rangka mempertahankan budaya asli yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Mengingatkan pula bahwa jangan sampai terpengaruh dan larut dalam Era Globalisasi dan Modernisasi.

    Sementara itu, Ferniati Mukaddas selaku pelaksana kegiatan saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan Pesta Rakyat ini dikemas dalam bentuk Pekan Seni dan Budaya yang akan menampilkan berbagai kegiatan seni budaya khas dari Kabupaten Luwu Timur.

    Selain bertujuan untuk menjaga dan melestarikan kesenian dan kebudayaan Luwu Timur, Ferniati mengklaim juga sekaligus sebagai upaya promosi.

    Rangkaian Festival Seni Budaya yang digelar selama dua hari sejak hari ini hingga besok Minggu (23/12). Festival diisi dengan berbagai lomba. Diantaranya lomba Me Hule (gasing), lomba katinting, lomba fashion show anak pakaian adat, festival musik band arrangement lagu daerah, lomba foto budaya, dan senam kreasi daerah. (Tom)

    Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.