Kanal: Luwu Timur

Rabu,6 Februari 2019 | 14:59 WITA | Reporter: Kominfo

Husler Hadiri Rakor Pengendalian dan Evaluasi Program Pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan

Dalam rangka menyusun program pembangunan dan evaluasi kegiatan pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan APBN Triwulan IV Tahun Anggaran 2018, Rabu (06/02/2019) di ruang pola kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Kepala Bappeda Prov. Sulsel, Jufri Rahman dalam laporanya menjelaskan bahwa, rakor ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dalam rangka pengendalian dan evaluasi pelaksanaan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (APBD) Semester IV Tahun Anggaran 2018 dan evaluasi dilakukan untuk mengetahui capaian terhadap tujuan dan sasaran pembangunan daerah melalui pelaksanaan urusan, program, kegiatan dan indikator-indikator kinerja pembangunan daerah.

“Rakor ini bertujuan untuk melakukan koordinasi dengan Seluruh pihak yang terkait, terkhusus kepala daerah se-Provinsi Sulsel guna melaksanakan pengendalian dan evaluasi terhadap APBN, DAK dan APBD Provinsi Sulsel, serta mengevaluasi capaian sasaran pembangunan daerah dalam pelaksanaan urusan, program, kegiatan dan indikator-indikator kinerja pembangunan daerah,” ujar Jufri Rahman.

Sedangkan Wakil Gubernur Selawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat membuka kegiatan menuturkan bahwa, rakor pengendalian dan evaluasi ini harus dilaksanakan dengan baik, optimalisasi pengedalian harus dilakukan agar program dapat terlaksana sesuai dengan rambu-rambu atau syarat yang sudah ditetapkan dalam perencanaan. Serta evaluasi diharuskan karena merupakan sebuah instrumen dalam membantu pengendalian pembangunan.

Pengendalian, lanjut Sudirman, tidak hanya pada tahap pelaksanaan, tetapi juga tahap perencanaan agar sejak awal dapat diwujudkan konsistensi pembangunan daerah khusunya pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, dapat juga diwujudkan kesuaian dan indikator yang telah ditetapkan.

“Banyak perencanaan yang tidak dilaksanakan, demikian juga sebaliknya. Itu sekarang tidak bisa, sebab semuanya harus sinkron pelaksanaan pembangunan. Sulsel bisa jauh lebih bagus jika ada perencanaan yang konfrensif dengan senantiasa melakukan pengendalian dan evaluasi program sejak awal,” papar Andi Sudarman Sulaiman.

Sementara Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler saat dikonfirmasi usai mengikuti rakor mengatakan bahwa, dengan adanya rakor ini, kita bisa memastikan bahwa belanja yang dilaksanakan adalah belanja kegiatan yang berkualitas, yaitu belanja yang benar-benar mendukung pencapaian RPJMD, yang pada akhirnya memastikan tercapainya visi, misi dan sasaran RPJMD.

Masih Husler juga mengatakan bahwa, rakor ini tak lain adalah untuk mewujudkan Provinsi Sulawesi Selatan yang lebih baik. Pengendalian dan evaluasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari manajemen pembangunan. Evaluasi juga merupakan unsur penting dalam proses perencanaan, karena perannya berpengaruh besar terhadap kualitas produk perencanaan, demikian juga dengan evaluasi merupakan capaian dari suatu program yg dihadapkan pada target perencanaan yang memang harus dicapai.

Turut hadir Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Prov. Sulsel, Arman Sahri Harahap, sejumlah Kepala Daerah se-Provinsi Sulsel dan Kepala Bappeda se-sulsel. (hms/ikp/kominfo)

KEMBALI KE ATAS LIHAT VERSI DESKTOP