HEADLINE TOPIK:
Husler : RKPD 2020 Harus Lebih Cermat, Inovatif dan Terintegratif
Selasa,12 Maret 2019 | 22:17 WITA | Kominfo

Menyongsong Tahun 2020 dalam perjalanan empat tahun menahkodai Kabupaten Luwu Timur, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, mengingatkan agar Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020 lebih cermat dan terintegratif serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan secara cepat dan strategis.

Penekanan ini disampaikan orang nomor satu di daerah penghasil nikel itu kepada jajarannya saat membuka kegiatan Forum Lintas Perangkat Daerah (FLPD) yang berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Selasa (12/03/2019).

Menurut Husler, tahun 2020 Pemerintah daerah akan mengangkat 5 prioritas pembangunan dengan 17 sasaran daerah dan 40 indikator sasaran dengan tujuan utama peningkatan kesejahteraan dan pelayanan umum kepada masyarakat.

Kelima prioritas itu, kata Husler, mencakup peningkatan kualitas pelayanan dasar, akselerasi pembangunan pertanian dalam arti luas, pengembangan ekonomi kerakyatan serta pengembangan pariwisata. Selanjutnya pemantapan daya saing daerah melalui pemenuhan layanan infrastruktur, pemantapan tata kelola Pemerintahan yang berkualitas dan pengembangan kawasan strategis daerah, pelestarian SDA dan lingkungan hidup.

“Saya minta semua pimpinan dan aparatur OPD serta seluruh stakeholder untuk berpikir terbuka, memiliki visi kedepan, terintegratif dan inovatif,” katanya.

Sekretaris Bapelitbangda, Sudirman mengatakan, Forum Perangkat Daerah ini merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi masyarakat dan dunia usaha untuk menyempurnakan rancangan kebijakan penyusunan Renja Perangkat Daerah.

“Tujuannnya untuk meyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah kemudian mempertajam indikator dan target kinerja program serta menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan berdasarkan pagu indikatif untuk masing-masing Perangkat Daerah,” pungkasnya. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.