HEADLINE TOPIK:
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulselbar Kunker Ke Luwu Timur
Jumat,15 Maret 2019 | 17:36 WITA | Kominfo

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menerima kunjungan kerja Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Selatan dan Barat, Dr. Hj. Aisyah Ismail, SH, MH. didampingi Panitera dan Sekretaris PTA Sulselbar, Taufiqurahman. Rombongan Ketua PTA Sulselbar ini diterima di Rumah Dinas Wabup Lutim di Malili, Jumat (15/03/2019), sekitar pukul 08.00 Wita dan langsung dijamu sarapan pagi.

Kunker Kepala PTA Sulselbar tersebut untuk melihat langsung pelayanan yang dilakukan Kantor Pengadilan Agama Luwu Timur, termasuk mengecek lokasi yang dihibahkan Pemerintah Daerah Luwu Timur untuk pembangunan kantor Pengadilan Agama Luwu Timur yang berlokasi di kawasan Perkantoran Pemkab Luwu Timur.

“Terima kasih pak atas dukungan Pemerintah Daerah yang sangat merespon kami dengan menyiapkan lahan untuk pembangunan kantor Pengadilan Agama Luwu Timur, termasuk bantuan kantor sementara yang saat ini dipinjamkan untuk melakukan pelayanan,” kata Aisyah.

Terkait lokasi untuk pembangunan kantor pengadilan agama, Aisyah mengatakan, lokasinya sangat strategis karena berada di jalur dua kawasan perkantoran. “Semoga tahun depan sudah bisa dianggarkan pembangunan gedung kantornya,” katanya.

Menanggapi pernyataan itu, Wakil Bupati juga menyampaikan terima kasih. Menurutnya, dukungan Pemerintah daerah semata-mata untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Masyarakat kami kalau mau mendapatkan pelayanan, dulunya harus menuju ke Kota Masamba Kabupaten Luwu Utara. Namun dengan adanya kantor Pengadilan Agama di Luwu Timur ini, pelayanan masyarakat menjadi lebih efektif.

Turut mendampingi Wabup, Asisten Pemerintahan, Dohri As’hari, Kepala Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah, Ramadhan Pirade, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kamal Rasyid, Kabag Kesra, Asmasari, Kabag Hukum, Amran dan Kabag Humas dan Protokol, Muh. Rizki. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.