HEADLINE TOPIK:
Husler : Lapangan Andi Nyiwi Layak Digunakan Shalat Idul Fitri
Kamis,16 Mei 2019 | 18:42 WITA | Kominfo

Meski lapangan Andi nyiwi Malili masih dalam tahapan Pembangunan, namun Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler menegaskan bahwa tahun ini Pemerintah Daerah Luwu Timur dan masyarakat kota Malili tetap akan melaksanakan Sholat Idul Fitri di lapangan Andi Nyiwi Malili seperti tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut ditegaskan Thorig Husler saat meninjau kondisi Lapangan Andi Nyiwi Kota Malili, Kamis (16/05/2019) bersama sejumlah kepala OPD dan anggota DPRD Luwu Timur, Najamuddin.

Husler menuturkan bahwa, kondisi Lapangan Andi Nyiwi Malili sangat baik dan layak digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat, tak terkecuali untuk melaksanakan Ibadah Sholat Idul Fitri seperti tahun-tahun sebelumnya, kita tinggal memerlukan pembenahan dan percepatan Penataan.

Husler menambahkan, meski Lapangan Andi Nyiwi ini masih dalam tahapan pembangunan, namun kondisinya sangat memungkinkan dan baik digunakan untuk menyelenggarakan Sholat Idul Fitri. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh stackholder untuk bergerak cepat dalam mempersiapkan dan memastikan semua berjalan sesuai rencana agar masyarakat dapat nyaman menggelar ibadah disini.

Ia juga mengatakan bahwa, peninjauan lokasi ini sangat penting dan mutlak dalam rangka memastikan kelayakan kondisi lapangan yang digadang sebagai lokasi dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri pada tahun ini, serta untuk memastikan semua peralatan dan perlengkapan yang akan digunakan nantinya telah dipersiapkan dengan baik.

Husler pun berharap agar semua pengurus dan tim kerja dapat melaksanakan tugas secara maksimal guna pembenahan lokasi ini, serta semoga pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan lebih baik dari tahun sebelumnya. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.