HEADLINE TOPIK:
Genpi Lutim Promosi Destinasi Wisata Baru Di Danau Matano
Minggu,7 Juli 2019 | 13:57 WITA | Kominfo

Danau Matano yang terletak di Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur ternyata masih menyimpan berbagai keindahan tersembunyi. Danau terdalam di Asia Tenggara itu selama ini oleh kebanyakan orang hanya dikenal dengan keindahan Pantai Ide dan pantai Kupu-Kupunya.

Saat ini punya sebuah destinasi wisata baru yang tidak kalah indah, yang perkenalkan oleh anak-anak muda yang tegabung dalam Genpi (Generasi Pesona Indonesia) Luwu Timur. Pantai Molino Topuondau yang masih kawasan Danau Matano itu, berada di Desa Sorowako.

Berbagai fasilitas dan wahana permainan air dapat dijumpai di Pantai Molino Topuondau tersebut. Buah kreatifitas anak-anak muda sekitar yang didukung oleh Pemerintah Desa Sorowako melalui BUMDes. Tidak hanya itu, kuliner khas Luwu Timur yang banyak di jajakan oleh pedagang di areal pantai, dapat dinikmati wisatawan.

Adilah Amaliyah Irfan yang merupakan ketua umum Genpi Luwu Timur berharap agar semua pihak dapat bersinergi untuk mempromosikan potensi pariwisata Luwu Timur, dan dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

”Genpi sendiri gencar mempromosikan sejumlah potensi pariwisata Kabupaten Luwu Timur secara digital atau lewat media sosial,” ungkap Dilah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Luwu Timur, Hamris Darwis yang juga hadir pada peresmian pantai Molino Topuondau (Sabtu, 06 Juli 2019) tersebut mengapresiasi Pemerintah Desa setempat yang dapat merangkul generasi muda dalam menggerakkan pariwisata didaerahnya.

”Kepala Desa Sorowako ini punya inovasi yang cukup pantas ditiru khususnya di bidang promosi wisata,” Kata Hamris.

Menurut Hamris potensi pariwisata di Luwu Timur tidak kalah dengan yang ada di Jawa. Kita punya danau terdalam di Asia di Desa Sorowako ini. Tinggal dikelola dengan baik dan dikembangkan.

”Saya harap pantai ini dapat menjadi alternatif pilihan masyarakat maupun wisatawan untuk berwisata di Danau Matano,” kuncinya. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...