HEADLINE TOPIK:
Ketua Dekranasda Lutim Paparkan Kendala Pengembangan Produk Kerajinan
Kamis,8 Agustus 2019 | 21:45 WITA | Kominfo

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler yang juga isteri Bupati Luwu Timur, mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Tahun 2019, Provinsi Sulsel yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, Rabu (07/08/2019) Kemarin.

Berbagai permasalahan dalam pengembangan produk kerajinan lokal di Kabupaten Luwu Timur dilaporkan ketua Dekranasda Luwu Timur dalam rapat kerja Dekranasda tersebut.

Ketua Dekranasda Luwu Timur, Puspawati Husler yang didampingi oleh beberapa pengurus Dekranasda Luwu Timur, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya Rakerda Dekranasda di Makassar. Selain memaparkan program kedepan, juga sebagai ajang silaturahmi antar pengurus Dekranasda se-Sulawesi Selatan.

Dihadapan ketua Dekranasda Sulsel, Ir. Hj. Liestiaty F. Nurdin dan Kadis Perindustrian, H. Ahmadi Akil, Puspawati mengungkapkan kendala paling berat dialami oleh Dekranasda Luwu Timur untuk pengembangan hasil karya pengrajin di karenakan masih rendahnya minat masyarakat terhadap hasil kerajinan.

Disampaikan Puspawati Husler, Dekranasda Luwu Timur terus berupaya mendorong peningkatan kualitas karya (produk kerajinan) dan kemandirian pengrajin. Namun upaya ini terkendala beberapa hal, selain pemasaran, mental para pelaku UKM juga masih menjadi masalah oleh karena belum adanya jaringan atau koneksi untuk memasarkan produk tersebut.

“Jadi kadang kalau kita membutuhkan dalam jumlah banyak dalam rentan waktu yang cukup singkat, stok yang tersedia itu terbatas karena para pengrajin menyediakan produknya itu nanti jika ada yang memesan,” ujar Puspawati.

Terlepas dari masalah pemasaran dan mental pelaku UKM, Model dan desain dari hasil kerajinan masih cenderung tidak bisa bersaing dengan produk kerajinan lain dari luar. Serta teknologi pengolahan yang digunakan oleh pengrajin yang masih manual, dan masih minimnya standarisasi produk terkait mutu hasil kerajinan.

Oleh karena itu, Ketua Dekranasda Luwu Timur ini mengharapkan perhatian dan bantuan dari ketua Dekranasda Provinsi Sulsel melalui Dinas Perindustrian Provinsi Sulawesi Selatan.

“Semoga dengan Rakerda Dekranasda ini, dapat memberikan support dan motivasi kepada Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, supaya terus-menerus meningkatkan kinerja dalam meningkatkan kualitas kerajinan daerah, untuk meningkatkan kesejahteraan para pengrajin, yang selanjutnya akan mendorong peningkatan perekonomian dan daya saing daerah,” harap Puspawati. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.