HEADLINE TOPIK:
Husler Minta Kades Libatkan Karang Taruna Dalam Pembangunan Desa
Jumat,9 Agustus 2019 | 13:30 WITA | Kominfo

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler mengajak Kepala Desa untuk melibatkan Karang Taruna dalam mensukseskan agenda pembangunan di desa. Menurut Husler, dengan pelibatan pemuda secara aktif tentu Pemerintah Desa akan mendapat masukan positif untuk mensukseskan agenda pembangunan di desanya.

Ajakan ini disampaikan Bupati Luwu Timur, saat membuka sosialisasi Permendagri No. 18 Tahun 2018 Tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa, dan Lembaga Adat Desa serta Sosialisasi Kemah Bakti Karang Taruna yang berlangsung di Aula Rujab Bupati yang dihadiri para Pengurus Karang Taruna dan Para Kepala Desa, Jumat (09/08/2019).

Husler melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sangat konsisten untuk mendukung kegiatan kepemudaan, termasuk karang taruna.

“Alhamdulillah, dukungan Pemerintah daerah kepada Karang Taruna telah memberikan hal positif. Saya bahkan telah mendapat penghargaan dari Kementerian Sosial sebagai salah satu pembina terbaik karang taruna nasional. Ini tentu keberhasilan semua pihak,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan Kemah Bakti Karang Taruna, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini berharap agar pengurus Karang Taruna dan para Kepala Desa dapat membicarakan lebih dini terkait kegiatan tersebut, sehingga dalam pelaksanaannya nanti berjalan sebagaimana mestinya.

“Makanya lebih awal, saya telah meminta ketua Karang Taruna untuk merapatkan bersama dengan para Kepala Desa agar berjalan sesuai harapan,” jelas Bupati.

Sementara Ketua Karang Taruna Kabupaten Luwu Timur, Bakratang berharap agar ada masukan dari Kepala Desa dalam rangka mensukseskan kegiatan Kemah Bakti yang pelaksanaannya akan berlangsung mulai tanggal 05 hingga 8 September 2019 di Malili.

“Hasil dari pelaksanaan Kemah Bakti ini kami persiapkan untuk mengikuti kegiatan SKBKT di Kabupaten Sidrap tanggal 25 hingga 29 September 2019,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...