HEADLINE TOPIK:
Wabup Irwan Hadiri Sosialisasi Perlindungan Dan Peluang Pasar Pelaku UKM
Sabtu,7 September 2019 | 12:34 WITA | Ryan

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menghadiri Sosialisasi Perlindungan dan Peluang Pasar Bagi 70 Pelaku UKM Dengan Sertifikasi Halal di Hotel Matano Player, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Sabtu (07/09/2019).

Sosialisasi ini terlaksana berkat kerjasama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, PT. Vale Indonesia dengan Asosiasi Mutiara UKM Timur dan menghadirkan narasumber dari BPOM Provinsi Sulsel.

Wabup Irwan dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah daerah dalam memberikan support dan motivasi kepada teman-teman pelaku UKM tidak main-main. Menurutnya, kami akan berusaha semaksimal mungkin, baik melalui anggaran yang kami miliki sendiri, begitupun dengan anggaran yang dimiliki diluar daripada Pemerintah dalam hal ini PT. Vale.

Orang nomor dua di Bumi Batara Guru ini berharap, para pelaku UKM yang ada di Luwu Timur ini mampu menciptakan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang nantinya bisa dijadikan sebagai produk andalan daerah kita ini.

“Artinya, jika ada tamu dari daerah lain masuk ke Luwu Timur, tidak sah rasanya jika pulang tidak bawa produk andalan Lutim. Itulah yang menjadi PR kita bersama, bagaimana supaya kita dapat menciptakan sesuatu yang dapat dijadikan sebagai produk andalan Luwu Timur,” harap Irwan.

Lanjut Irwan, ia menghimbau kepada para peserta sosialisasi agar benar-benar serius mengikuti dan mendengarkan setiap informasi yang diberikan oleh pemateri terkait bagaimana cara mendapatkan label halal. Karena tanpa label halal, apa yang kita produksi nantinya tidak akan sesuai harapan.

“Semoga dengan adanya label halal di setiap produk-produk UKM kita, mampu menghantarkan produk kita menembus pasar Internasional,” harap Irwan. (rhj)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.