HEADLINE TOPIK:
Gadis Asal Sorowako Terpilih Menjadi Putri Kopi Indonesia Tahun 2019
Selasa,10 September 2019 | 12:57 WITA | Ryan

Adila Amalia Irvan, gadis cantik asal Sorowako yang merupakan Putri dari pasangan bapak Irvan dan ibu Nurmala Pagalla ini berhasil mengharumkan nama Provinsi Sulawesi Selatan khususnya Kabupaten Luwu Timur dikancah nasional setelah di grand final terpilih menjadi Putri Kopi Indonesia 2019 dan masuk dalam Top 5 Social Media Darling Putri Pariwisata Indonesia 2019, di gedung Auditorium TVRI, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (06/09/2019).

Pemilihan Putri Pariwisata Tahun 2019 ini dilaksanakan oleh Yayasan Eljohn Pageant bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Penilaian dimulai dengan Talent show, kemudian Photoshoot National Costume dan Evening Gown, pembekalan, parade national costume, deep interview one on one dan juga deep interview five on one, kemudian grandfinal.

Putri Pariwisata Indonesia tahun 2019 ini diikuti sebanyak 26 peserta dari beberapa provinsi di Indonesia, sementara Dewan Juri pada Grand Final Pemilihan Putri Pariwisata Tahun 2019 ini ialah Tenaga Ahli COE Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti, Founder dan Direktur London School Public Relation, Prita Kemal Gani, Ketua Pernik Nusantara, Corettta Louise Kapoyos, Fashion Designer, Musa Widyatmojo, dan Putri Pariwisata Indonesia 2019, Andara Rainy Ayundini.

Sebelum grand final para Peserta Putri Pariwisata tingkat nasional ini dikarantina sejak tanggal 31 Agustus sampai tanggal 05 September 2019 di Hotel Ibis Budget Daan Mogot, Jakarta Barat.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Hamris Darwis mengaku bersyukur dan merasa bangga terhadap prestasi yang diraih oleh ananda Adila. Menurutnya, gadis yang merupakan Alumni SMP negeri 1 Nuha Sorowako yang sedang mengenyam pendidikan di Universitas Fajar Makassar ini patut menjadi contoh anak-anak muda yang lain untuk meraih prestasi.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih ananda Adila. Semoga Adilla bisa berkontribusi mempromosikan Kopi yang ada di sulsel bersama semua pihak termasuk Kementerian Pariwisata,” harap Hamris. (rhj)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.