HEADLINE TOPIK:
Husler Serahkan Santunan Untuk 113 Anak Yatim Piatu
Minggu,15 September 2019 | 12:23 WITA | Kominfo

Yayasan Pondok Pesantren Uswatun Hasanah Desa Cendana Hijau Kecamatan Wotu, menggelar kegiatan zikir bersama dan penyerahan santunan untuk anak – anak yatim piatu. Penyerahan santunan di awali Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler bersama istri, Puspawati, didampingi Pimpinan Ponpes Uswatun Hasanah, Uztadz Lalu Ahmad Jalaluddin, Minggu (15/09/2019).

Kegiatan tahunan Ponpes Uswatun Hasanah ini mengangkat tema “Kekayaan Jiwa Yang Disertai Kemurahan Akan Menambah Kekayaan Dan Kemiskinan Jiwa Yang Disertai Kekayaan Harta Akan Menambah Kemiskinan”. Dalam acara itu, tercatat 113 anak yatim menerima santunan dengan dana yang bersumber dari para donatur.

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler mengapresiasi kegiatan berbagi santunan yang rutin dilaksanakan Ponpes Uswatun Hasanah setiap tahun. Menurut Bupati, berbagi dengan sesama tidak akan mengurangi rezeki malah akan menambah rezeki. Apalagi memang disetiap penghasilan atau rezeki kita ada hak anak yatim.

“Berbagi kepada sesama tidak akan mengurangi rezeki yang kita terima, namun Allah SWT akan menambah rezeki itu berlipat ganda,” ungkap Husler.

Pimpinan Ponpes Uswatun Hasanah, Uztadz Lalu Ahmad Jalaluddin dalam tausiyahnya mengatakan, Nabi Muhammad SAW sangat peduli dan cinta terhadap anak yatim. Itulah mengapa ajaran Islam juga banyak mengingatkan tentang keutamaan anak yatim. Banyak sekali ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi Muhammad SAW yang menerangkan tentang hal ini.

Allah SWT bahkan dalam beberapa firmannya juga mengingatkan tentang keutamaan anak yatim. Salah satunya dalam surat Al Ma’un, Allah SWT berfirman “Tahukah kamu orang yang mendustakan Agama, itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan kepada orang miskin.” (QS. Al-ma’un : 1-3).

“Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, sudah selayaknya kita mencintai dan menyayangi anak yatim dan berbagi rezeki dengannya,” tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...