Kanal: News

Minggu,13 Oktober 2019 | 12:10 WITA | Reporter:

Diduga Ada Pungli Pelantikan Puluhan Kepsek di Luwu, Ini Respon Polisi

LUWU – Penyidik reserse dan kriminal Polres Luwu, merespon beredarnya surat di sosial media, yang menyebut adanya pungutan liar, pada pelantikan puluhan kepala sekolah di Luwu, belum lama ini.

Kepala satuan Reserse dan Kriminal Polres Luwu, AKP Faisal Syam, mengatakan pihaknya akan menyelidiki kasus ini, jika sudah ada pihak yang merasa dirukan karena dimintai uang.

“Kalau ada yang melapor, kita tindaklanjuti, kita juga silakan Badaruddin, yang membuat surat tersebut untuk datang melapor,” kata Faisal Syam, Minggu 13 Oktober.

Jika ada pihak yang melapor, polisi akan melakukan penyelidikan, dan mencari tahu, kepada siapa uang tersebut disetor.

Di sosial media facebook, beredar surat menyebutkan, sejumlah guru yang akan dilantik menjadi kepala sekolah, menyetor  sejumlah uang. Uang tersebut digunakan sebagai pelicin untuk lolos menjadi kepala sekolah.

Pada alinea lain surat tersebut, disebutkan, sebelum pelantikan, bahwa sejumlah guru, yang mau menjadi kepala sekolah, melakukan pertemuan di salah satu hotel di Palopo. Badaruddin juga menyebut, nama Hasbullah, Kepala Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Luwu. Hasbullah disebut meminta salah seorang kepala sekolah, untuk mengumpulkan uang kepada para guru, yang mau dilantik jadi kepala sekolah.

Surat tersebut ditandatangani Badaruddin, warga Luwu yang mengaku istrinya ikut dimintai uang untuk bisa dilantik menjadi kepala sekolah.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi dari Hasbullah maupun Badaruddin. Sementara surat yang dibuatnya, sudah dibagikan di sejumlah grup facebook.

BERITA LAINNYA:
loading...
KEMBALI KE ATAS LIHAT VERSI DESKTOP