HEADLINE TOPIK:
Ini Jurus Bupati Luwu Utara Kembangkan Potensi Wisata di Daerahnya?
Jumat,1 November 2019 | 23:24 WITA |
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (dok)_
  • Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani ternyata punya jurus tersendiri dalam mengembangkan potensi pariwisata di daerahnya. Jurus itu dipaparkan Indah pada Program pembelajaran Economic Leadership for Regional Government Leader Bank Indonesia (BI) Institute, di Ruang Chandra Gedung Kebon Sirih Lantai 6 Kompleks Perkantoran Bank Indonesia, di Jakarta Jakarta.

    Menurut Indah, terdapat sejumlah tantangan bagi dirinya sebagai Bupati di daerah yang bukan menjadi tujuan wisata seperti di Bali. Menurutnya, tantangan itu adalah bagaimana mengelola sekaligus mempromosikan potensi wisata tersebut ke dunia luar.

    “Saat ini terdapat 17 objek wisata di Luwu Utara yang sementara dalam tahap pengembangan, dan salah satu pusat pengembangan itu ada di Masamba, ibukota Kabupaten Luwu Utara,” ungkap Indah.

    Dia menjabarkan, salah satu jurus tersebut adalah dengan melibatkan seluruh stakeholder, seperti pemerintah dan masyarakat itu sendiri.

    “Saat ini kami membentuk yang namanya kawasan segitiga terpadu dengan melibatkan pemerintah desa/kelurahan  dan masyarakat yang ada di dalamnya, seperti Wisata Arung Jeram, Jembatan Pelangi di Maipi, Air Panas Pincara, Peternakan Sapi di Sumillin, serta Bendung Baliase di Kelurahan Baliase,” ujar Bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan ini.

    Dijelaskan, salah satu jurus pengembangan wisata yang dilakukan yakni dengan melakukan event yang berkelanjutan dan berkala yang melibatkan komunitas terkait, seperti Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Luwu Utara.

    “Jadi, setiap objek dan daya tarik wisata ini paling tidak ada event yang dilakukan, minimal sebulan sekali digelar,” ucapnya.

    Sekadar diketahui program Economic Leadership for Regional Government Leader Angkatan V ini dilaksanakan oleh Bank Indonesia Institute (BII), dan diikuti sejumlah Kepala Daerah Kabupaten/Kota, para Ketua DPRD serta Pimpinan Bank Indonesia di daerah. Kegiatan ini dimulai pada 30 Oktober 2019 lalu , dan akan berakhir pada hari ini.

    Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.