HEADLINE TOPIK:
Pesan Damai Wali Kota Palopo di HUT ke-73 Jemaat Maranatha Pattene
Sabtu,2 November 2019 | 23:05 WITA |
Pengucapan syukur tahunan dan HUT ke-73 jemaat Maranatha Pattene klasis palopo tahun 2019 di Gereja Maranatha II, Jl Kuala Lumpur Pattene, Sabtu (2/11). (Foto: Humas Pemkot Palopo)

Wali Kota Palopo, HM Judas Amir menyampaikan pesan damainya pada pengucapan syukur tahunan dan HUT ke-73 jemaat Maranatha Pattene klasis palopo tahun 2019 di Gereja Maranatha II, Jl Kuala Lumpur Pattene, Sabtu (2/11).

Dalam pengucapan syukur tahunan yang mengambil tema “Tuhan Merenda Hari Esok” itu, Judas yang diwakili oleh Kepala BPBD Palopo, Antonius Dengen meminta kepada seluruh warga masyarakat, utamanya jemaat Maranatha Pattene Klasis Palopo untuk senantiasa menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai umat beragama.

“Mari kita jaga adat dan budaya yang kita miliki, dan budaya itu haruslah sejalan dengan ajaran agama yang kita anut, dengan mengambil yang baik dan meninggalkan yang tidak baik,” kata Antonius membacakan pesan Wali Kota Palopo.

Judas juga berharap peristiwa suka cita itu menjadi momentum yang tepat untuk memperkokoh semangat kebersamaan, dalam menumbuhkan tekad dan motivasi bagi segenap warga jemaat, dalam memberikan pelayanan secara optimal bagi peningkatan kualitas kehidupan iman jemaat.

“Momentum ini akan memberi motivasi yang tinggi bagi seluruh jemaat untuk bekerja lebih giat mengoptimalkan potensi yang ada, seperti SDA dan SDM di Kota Palopo. Mari kita semua membangun mental dan karakter kita, mencintai budaya dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah yang kita miliki, serta memperkokoh iman kepada Tuhan,” ujarnya.

Pada pengucapan syukur tahunan dan perayaan HUT ke-73 Jemaat Maranatha itu dihadiri pimpinan Majelis Gereja Toraja Jemaat Maranatha Pattene, Pdt Juni Pangalinan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jemaat gereja Toraja Maranatha Klasis Palopo, serta undangan lainnya.

 

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...