Kanal: Ekonomi

Kamis,7 November 2019 | 08:56 WITA | Reporter:

Belum Beroperasi, PT BMS Sudah Disoroti

LUWU – PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) akan membangun jaringan listrik bertengangan tinggi (SUTET) di Luwu, Sulawesi Selatan. Bentangan kabelnya, akan melintasi hutan lindung dan permukiman penduduk di Kecamatan Bua.

Meski pembangunan sutetnya belum dimulai, sejumlah persoalan mulai muncul. Diantaranya adanya kekhawatiran dampak dari radiasi Sutet tersebut, hingga kawasan hutan lindung. Ketua Forum Pemuda Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif (FP2KEL) Luwu, Ismail Ishak, mendesak DPRD Luwu, melakukan hearing terhadap manajemen PT BMS.

“Hanya mengantongi IMB, sementara izin usaha tidak ada, belum lagi perambahan kawasan hutan lindung. Masalah ini perlu disikapi DPRD selaku perwakilan kita di parlemen,” kata Ismail Ishak, Kamis 8 November.

PT BMS juga disebut sudah memasang patok, untuk pendirian tower Sutet. Patok yang dibuat berada di kawasan hutan desa dan hutan lindung, serta melintasi permukiman pendudukan di beberapa desa di Kecamatan Bua.

“Sudah melakukan eksplorasi, tapi kami menduga belum ada izin dari Kementrian Kehutanan, ini fatal,” katanya.

Sementara manajemen PT BMS, belum berhasil dikonfirmasi.

BERITA LAINNYA:
  • Komisi III DPRD Luwu Minta Pengambilan Batu Sungai Dikurangi
  • Penyandang Disabilitas di Luwu, Sulap Daun Pisang jadi Piring
  • Desa Fiktif Juga Ada di Luwu? Ini Tanggapan Kadis DPMD
  • PKK Luwu Gelar Nonton Bareng Sejarah Perjuangan Opu Dg Risadju
  • Ambulance Bantuan PMI tak Difungsikan, Warga Sakit Diangkut Pakai Hardtop
  • loading...
    KEMBALI KE ATAS LIHAT VERSI DESKTOP