Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Lantik Pejabat Eselon dan Kasek, Judas: Jangan Main-Main Dengan Aturan
Jumat,15 November 2019 | 23:43 WITA |
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir melantik sebanyak 211 pejabat eselon II, III, dan IV serta jajaran kepala sekolah (kasek) tingkat SMP dan SD di Kota Palopo, di Ruang Pola Kantor Walikota Palopo, Jumat (15/11) siang tadi. (Foto: Humas Pemkot Palopo)

Wali Kota Palopo, HM Judas Amir melantik sebanyak 211 pejabat eselon II, III, dan IV serta jajaran kepala sekolah (kasek) tingat SMP dan SD di Kota Palopo, di Ruang Pola Kantor Walikota Palopo, Jumat (15/11) siang tadi.

Dalam pelantikan itu, Judas menegaskan kepada pejabat yang baru saja dilantiknya, untuk melaksanakan tugas dengan baik, dan tidak bermain-main dengan peraturan yang berlaku.

“Saya meinta kepada pejabat yang baru ini, untuk membaca aturan dan pengimplementasikan peraturan perundang-undangan. Segala hal yang pertama di pikirkan adalah peraturan yang mengatur, oleh karena itu kita tidak akan pernah menentang hal tersebut,” ujar Judas.

Dia juga menegaskan bahwa proses penempatan pejabat yang dilakukan ini, bebas dari pungutan dalam bentuk apapun. Penegasan ini untuk menampaik sejumlah isu yang beredar tentang pelantikan pejabat di beberapa daerah lain yang terkait isu pungli.

Menurutnya, mutasi pejabat dilakukan dengan tujuan penyegaran dan resegerasi pejabat di lingkup organisasi pemerintahan agar memaksimalkan pelayanan untuk kepentingan masyarakat. “Ini adalah awal kerja bari seluruh pejabat yang dilantik di posisi barunya, saya harapkan bisa bekerja dengan baik,” kata Judas.

Untuk diketahui, dari 211 pejabat yang dilantik itu terdiri dari pejabat eselon II sebanyak dua orang, Eselon III sebanyak 18 orang, dan Eselon IV sebanyak 109 orang, termasuk pula Kasek SMP sebanyak 13 dan Kasek tingkat SD sebanyak 69 orang.

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...