Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Husler : Anak-anak Harus Jadi Fokus Pembangunan
Senin,18 November 2019 | 14:23 WITA | Ryan

LUTIM – Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler mengajak semua pihak untuk menjadikan anak-anak sebagai fokus pembangunan kedepan, mengingat anak-anak merupakan aset masa depan yang akan menjadi pemimpin dan pelaku pembangunan di masa depan.

“Anak-anak kita merupakan aset keluarga, bangsa dan negara untuk berkembang secara optimal merasakan lingkungan yang nyaman, dan aman tanpa adanya tekanan,” kata Husler pada peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2019 Kabupaten Luwu Timur di Lapangan Merdeka Desa Puncak Indah, Malili, Senin (18/11/2019).

Oleh karena itu, Bupati Lutim meminta kepada orang tua agar memberi ruang kepada anak-anak untuk bermain sambil menciptakan kreatifitas dan inovasi yang berguna bagi masa depannya.

Bupati juga mengingatkan komitmen Pemerintah daerah untuk mengawal tumbuh kembang anak sesuai amanat Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sistem Perlindungan Anak.

“Alhamdulilah, berkat komitmen kita bersama khususnya terhadap pengembangan anak-anak, kebijakan dan program untuk dukungan kepada anak berbuah Kabupaten Layak Anak Kategori Pratama yang disandang Luwu Timur tahun lalu. Kedepan kita berupaya agar bisa merebut status utama sebagai Kabupaten Layak Anak,” urai Husler.

Peringatan Hari anak nasional merupakan momentum yang sangat penting untuk membangkitkan partisipasi seluruh masyarakat untuk ikut peduli terhadap perkembangan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Ia juga mengucapkan selamat Hari Anak Nasional, dengan harapan semoga anak-anak ke depan lebih berkualitas, cinta tanah air, berakhlak mulia, serta cerdas.

Peringatan Hari Anak Nasional ini diikuti oleh ratusan anak dari berbagai kalangan seperti PAUD, siswa SD dan SMP. Hadir pula anggota DPRD Luwu Timur, Heriyanti Harun dan Tugiat, serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Luwu Timur. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...