Quantcast
HEADLINE TOPIK:

Kanal: Luwu

Wagub Sulsel, Apresiasi Program Gertak Sayur dan Toga di Luwu
Jumat,14 Februari 2020 | 17:58 WITA |
  • Banner IDwebhost
  • BERITA TERKAIT

    LUWU – Program Gerakan Serentak (Gertak) Tanam Sayur dan Tanaman Obat Keluarga (Toga) di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Luwu, yang diinisiasi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Luwu, dilaunching resmi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan , Andi Sudirman Sulaiman di sela-sela upacara peringatan Hari Jadi ke-14 Belopa sebagai Ibukota Kabupaten Luwu, yang digelar di halaman belakang Rujab Bupati Luwu di Pammanu, 13/02/2020.

    “Program ini sangat inovatif dan bermanfaat bagi rumah tangga. Saya sangat apresiasi dan akan kami coba terapkan di provinsi. Program Gertak Sayur dan Toga ini dari Luwu untuk Sulsel,” kata Wagub Sulsel.

    Jika program ini bisa berjalan baik di setiap desa dan kelurahan di Sulsel, lanjut Wagub, niscaya akan meringankan beban belanja harian setiap rumah tangga.

    “Tidak hanya itu, efek program ini juga akan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, karena vitamin dan gizi yang terkandung dalam sayuran yang ditanam lebih higienis. Keberadaan tanaman obat keluarga, juga akan mengurangi penggunaan obat-obatan medis,” ujarnya.

    Dari 207 Desa dan 20 kelurahan di Kabupaten Luwu, Desa senga selatan adalah salah satu yang di jadikan kebun percontohan program Gertak dan toga

    “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas ditunjuknya Desa Senga Selatan sebagai lokasi launching dan percontohan program Gertak Sayur dan Toga ini. Kami juga sudah siapkan lahan hampir satu hektar di beberapa titik khusus untuk program ini. Kami pun telah melakukan pengembangan bibit tanaman Jamur. Dan tentunya, semua ini kami lakukan untuk kemaslahatan segenap warga dan demi kemajuan Desa Senga Selatan ,” ucap Arfan Basmin sebagai kepala Desa

    Laporan:Damrin Arfah Kurufi, Luwu

    Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.