Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Korban Longsor Maliwowo dan Ussu Kembali Miliki Rumah
Senin,17 Februari 2020 | 19:23 WITA | Ryan

LUTIM – Warga korban bencana di Desa Maliwowo Kecamatan Angkona dan di Desa Ussu Kecamatan Malili yang rumahnya rusak akibat diterjang tanah longsor tahun 2017 lalu, akhirnya bisa bernapas lega.

Hal itu karena Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menyerahkan secara simbolis bantuan rumah bagi korban bencana longsor yang dipusatkan di Desa Maliwowo, Senin (17/02/2020).

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), H. Zainuddin dalam laporannya mengatakan, bantuan yang diberikan bersumber dari APBD tahun 2019 tentang Penetapan Penerima Hibah Rumah Korban Bencana.

H. Zainuddin menerangkan, penerima bantuan terdiri dari 20 rumah, dengan rincian rumah 16 di Desa Maliwowo Kecamatan Angkona dan 4 rumah di Desa Ussu Kecamatan Malili dengan total anggaran sebesar Rp. 1,4 M lebih.

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler saat menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis menjelaskan, pemberian bantuan rumah bagi korban tanah longsor ini merupakan bentuk dari kepedulian Pemerintah daerah dalam meringankan beban yang diterima oleh korban serta keseriusan Pemerintah dalam membantu masyarakat kabupaten Luwu Timur yang mengalami musibah.

Seperti kita ketahui pada tahun 2017 lalu, kata Bupati, telah terjadi bencana tanah longsor yang menyebabkan kerusakan sebagian rumah masyarakat di dua wilayah tersebut.

Kondisi inilah, lanjut Bupati, Pemerintah daerah Kabupaten Luwu Timur melakukan pembangunan rumah korban longsor di dua wilayah berdampak bencana.

Menurut Bupati, kebijakan yang dilakukan Pemerintah daerah ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah pusat yang telah menetapkan sembilan program pokok melalui “Nawa Cita” yang salah satunya adalah peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia.

Bupati berharap, para korban yang mengalami bencana tidak berkecil hati, ikhlas dan tetap semangat menjalani hidup.

“Saya berharap agar bapak dan ibu yang menerima bantuan ini tidak berkecil hati, karena musibah yang terjadi itu tidak pernah kita harapkan dan tidak bisa kita hindari, untuk itu dalam hal ini Pemerintah juga bertanggung jawab atas kejadian tersebut melalui bantuan ini, dan saya berharap bapak/ibu dapat memulai kehidupan yang baru akibat musibah yang dialami,” kata Husler menutup sambutannya. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...