Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Kejaksaan Negeri Luwu Bina Posyandu
Minggu,15 Maret 2020 | 17:40 WITA |

LUWU -Keberadaan Posyandu adalah merupakan hal yang sangat penting dilingkungan masyarakat karena fungsinya adalah sebagai sarana dalam pelayanan kesehatan terhadap tumbuh kembang Balita

Perhatian ini di tunjukan oleh Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ( IAD ) kejaksaan negeri ( Kejari ) Luwu dengan mendatangi posyandu di lingkungan Batumurrung kecamatan Belopa.

Kedatangan IAD dari kejaksaan Negeri Luwu disambut meriah oleh seluruh kader Posyandu dan puluhan peserta posyandu yang berada di tempat itu. Rombongan dipimpin langsung Kepala kejaksaan Negeri Luwu, Erni Veronica Maramba, SH MH

“Posyandu ini memang menjadi binaan kami,” ujarnya usai mengunjungi Posyandu itu, Sabtu 14 Maret 2020.

Menurutnya, IAD rutin melakukan pembinaan dan sering dilakukan kunjungan, Lebih lanjut wanita yang dikenal ramah dan baik kepada bawahanya menjelaskan bahwa Ikatan Adhyaksa Dharmakarini adalah ikatan istri pegawai kejaksaan .

“Sekali dalam sebulan kita lakukan pembinaan disini, hal ini merupakan kerjasama dengan IAD dan posyandu Mawar II,” terang Erni.

Sementara itu Sunarti satu diantara kader Posyandu di Batumurrung mengaku bangga dengan kehadiran ibu ibu dari kejaksaan yang tergabung dalam organisasi IAD , kedatangan IAD ke posyandu ini menjadi penyemangat kader untuk mengajak masyarakat yang memiliki balita untuk terus melakukan kesehatan .

“kami sangat berterima kasih atas kedatangan ibu-ibu dari kejaksaan, kami berharap niat baik IAD yang menjadikan Posyandu ini Sebagai binaan tetap akan memberikan semangat bagi kader maupun peserta Posyandu,’ tandasnya.

Dalam kunjungannya IAD dan Kejari juga menyerahkan tali asih berupa minuman susu bagi seluruh balita, selain itu juga disalurkan bantuan tambahan gizi untuk balita dan ibu hamil yang didukung oleh Anggota DPR RI, Devi Bijak.

Laporan: Marwan Simalla, Luwu

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...