Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Alpian Alwi : Lapor Ki Kalau Ada Proyek Bermasalah Di Wilayah Ta
Sabtu,4 April 2020 | 07:02 WITA | Ryan

LUTIM – Anggota DPRD Luwu Timur, Alpian Alwi menyoroti kinerja oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pengawas proyek.

Itu menyusul plafon ruang kelas 6 di SDN 222 Batu Merah, KecamatanMalili yang runtuh belum lama ini. Beruntung saat kejadian tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Selain itu, kondisi Ruang Kelas Belajar (RKB) SDN 229 Waru Malili juga bermasalah. Pada bagian dinding bangunan sudah terlihat retakan padahal belum lama ini dikerjakan.

Bukan hanya sekolah, Plafon Pasar Rakyat Wotu yang ada di Tarengge juga runtuh di beberapa bagian. Padahal bulan Maret 2020 ini telah diresmikan penggunaannya.

Termasuk sejumlah bangunan fisik lain yang kondisinya tidak bagus setelah selesai dikerjakan.

“Kalau fisiknya jelek, berarti kinerja (oknum) pengawas dan PPK tak becus. Andaikan pekerjaan ini diawasi dengan baik sesuai perencanaan, pastinya menghasilkan fisik yang baik pula,” kata Alpian, Jumat (03/04/2020).

Ia meminta agar Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler dapat memperhatikan bangunan yang telah direalisasikan dan menempatkan PPK dan konsultan pengawas yang dapat bekerja secara bertanggungjawab.

“Kita minta agar Bapak Bupati mengevaluasi PPK dan pengawas yang ingin ditempatkan. Bangunan itu dibangun pakai uang rakyat. Kualitasnya harus bagus agar manfaatnya bisa dirasakan,” tuturnya.

Alpian mengimbau masyarakat agar melaporkan pembangunan proyek fisik bermasalah yang sedang dikerjakan di wilayah masing-masing.

Menurut Alpian, untuk melaporkan proyek bermasalah, bisa langsung ke anggota DPRD Luwu Timur maupun ke media sosial seperti facebook.

“Mari awasi pembangunan fisik yang berjalan di wilayah ta. Kalau kualitasnya bagus kita yang rasakan manfaatnya,” kata Legislator Hanura ini.

Ia mengatakan, proyek fisik yang yang bermasalah tidak boleh didiamkan. “Karena proyek itu dibangun pakai uang ta, lewat uang pajak ta,” tambahnya.

Ia melanjutkan, laporan proyek bermasalah yang diterima anggota DPRD Luwu Timur bisa langsung diteruskan PPK proyek tersebut.

“Agar pelaksana proyek segera ditegur untuk diperbaiki. Jangan sampai ada pembiaran. Rugi ki itu,” pesannya.

Sebagai informasi, Alpian adalah wajah baru di DPRD Kab. Luwu Timur usai terpilih pada Pemilu lalu dengan meraup 992 suara lewat Dapil II Wotu-Burau. (*)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.