Quantcast
HEADLINE TOPIK:
DPD AMPI Lutim Serahkan Wastafel dan Cairan Desinfektan Di Tomoni Timur
Senin,6 April 2020 | 13:27 WITA | Ryan

LUTIM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Luwu Timur menyerahkan 1 set wastafel atau sarana tempat mencuci tangan portable dan 13 liter cairan desinfektan untuk Kecamatan Tomoni Timur.

“Bantuan 1 set wastafel dan 13 Liter cairan desinfektan semoga dapat digunakan masyarakat Tomoni Timur guna mencegah penularan virus corona atau covid-19,” terang Ketua DPD AMPI Lutim, Kamal Rasyid saat menyerahkan bantuan tersebut di pelataran pasar Kertoraharjo, Desa Kertoraharjo, Kec. Tomoni Timur, Senin (06/04/2020).

Menurutnya, salah satu cara mencegah penularan virus corona ialah rajin mencuci tangan dengan sabun dan menyemprotkan desinfektan di tempat umum yang sering disentuh oleh warga.

“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik. Mari kita bantu Pemerintah mencegah penularan covid-19 di Luwu Timur,” ajak Kamal.

Sementara Plt. Camat Tomoni Timur, Zukifli Adi Saputra mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa 1 set wastafel dan cairan desinfektannya. Menurutnya, bantuan ini akan sangat membantu masyarakat dalam mencegah penularan virus corona.

“Wastafel ini akan segera kami serahkan ke pengelola pasar untuk siap difungsikan bagi kepentingan masyarakat khususnya pengunjung pasar Kertoraharjo,” ucap Zulkifli.

Ia berharap, dengan adanya sarana cuci tangan portable dan cairan desinfetan ini, para pengunjung pasar dapat lebih mudah untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah berbelanja sekalian juga pihaknya akan melakukan penyemprotan Sebelum dan sesudah pasar digelar.

Penyerahan ini turut disaksikan Kassubsektor Tomoni Timur, Kasubag Keuangan Kec. Tomoni Timur, Babinsa 1403 Mangkutana, Satpol PP, Kades Kertoraharjo, Linmas, Tokoh Masyarakat. (rhj)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...