Quantcast
HEADLINE TOPIK:
Husler Singgung Persiapan New Normal Pada Rakor Evaluasi TGTPP Lutim
Jumat,29 Mei 2020 | 08:58 WITA | Ryan

LUTIM – Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler memimpin langsung rapat evaluasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (TGTPP) Kabupaten Luwu Timur. Rapat evaluasi ini membahas progress kinerja TGTPP dan langkah persiapan kebijakan era New Normal di Kabupaten Luwu Timur.

Rapat juga dihadiri Sekda Luwu Timur, H. Bahri Suli, Para Asisten, Staf Ahli, dan Para Kepala OPD. Rapat berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (28/05/2020).

Bupati Luwu Timur sangat mengapresiasi kinerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang terus aktif melakukan rapid tes di masyarakat dan memburu warga yang pernah kontak dengan pasien terpapar virus corona guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Pertambahan jumlah positif menunjukkan bahwa kita terus bekerja. Memang banyak tanggapan beragam dari masyarakat tapi inilah bentuk kerja nyata kita mengatasi pandemi Covid-19,” jelas Husler.

Lanjut Husler, para pasien yang menjalani isolasi mandiri juga sudah difasilitasi dengan baik. Termasuk mereka yang dikarantina di Makassar maupun yang melakukan isolasi mandiri di daerah. Semua dalam kondisi sehat dan dalam pengawasan petugas kesehatan.

“Tim juga sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah hotel maupun wisma di Kota Malili dan di Hotel Sikumbang Kecamatan Mangkutana yang nantinya direncanakan akan digunakan untuk menampung warga yang melakukan isolasi mandiri,” jelasnya.

Terkait persiapan menuju era New Normal, Husler mengatakan, tahapan persiapan menuju New Normal sudah mulai harus dilakukan. Kebijakan ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo yang sudah membolehkan masyarakat kembali beraktivitas dengan catatan harus dilakukan sesuai protokol kesehatan.

Untuk tahap pertama, kata Husler, seluruh ASN Pemkab Luwu Timur sudah harus mulai berkantor seperti biasa. Sementara untuk fasilitas publik lainnya, secara bertahap akan dibuka namun masih memperhatikan perkembangan jumlah kasus Covid-19.

“Pak Sekda, saya minta mulai pekan depan semua ASN sudah harus kerja seperti biasa,” jelasnya.

Lanjut Husler, kebijakan New Normal bukan berarti penanganan Covid-19 sudah selesai. Tindakan-tindakan untuk mengamankan warga agar tetap terhindar dari Virus Corona tetap dilakukan. Itu artinya Protokol Kesehatan tetap dilaksanakan dan keputusan ini akan di umumkan menunggu kebijakan Provinsi Sulsel terkait Masa Tanggap Darurat.

“Kebijakan New Normal bukan berarti membebaskan ruang gerak dari protokol Kesehatan, setiap warga tetap mengenakan masker, mencuci tangan dan tetap menjaga Kebersihan. Kita masih tetap harus waspada dengan wabah Corona, namun kita juga tidak boleh panik berlebihan dengan Corona,” pesannya. (hms/ikp/kominfo)

Redaksi menerima komentar terkait berita atau siaran pers yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
loading...